Breaking News:

MIT Poso

Aparat Kejar Teroris MIT, Legislator Poso: Jangan Ada Warga Jadi Korban Penembakan

Sejak kelompok pimpinan Ali Kalora itu bergerilya di Poso berbagai rangkaian penembakan terjadi di Bumi Sintuwu Maroso.

TRIBUNPALU.COM/FANDY
Anggota DPRD Kabupaten Poso Muhammad Yusuf 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pembunuhan empat warga di Desa Kalemago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, menambah daftar panjang kasus kekerasan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Sulawesi Tengah.

Sejak kelompok pimpinan Ali Kalora itu bergerilya di Poso berbagai rangkaian penembakan terjadi di Bumi Sintuwu Maroso.

Korbannya adalah warga sipil.

"Selain MIT, jangan lupa ada juga pelaku pembunuhan dari aparat. Ini harus diingat dan kami menuntut keadilan. Penegakan hukum harus seimbang, jangan parsial," ujar Anggota DPRD Kabupaten Poso Muhammad Yusuf, Minggu (6/6/2021). 

Data dihimpun TribunPalu.com, selama 2020 terdapat tiga korban dugaan salah tembak aparat keamanan dalam operasi perburuan Ali Kalora Cs. 

Baca juga: Target 2 Bulan Akhiri Gerilya Teroris, Kapolda Sulteng Incar Simpatisan MIT Poso

Baca juga: Kesaksian Warga 2 Kali Bertemu Teroris MIT Poso: Mereka Minta Makanan Sambil Todongkan Pistol

Mereka adalah Qidam Alfariski (20), Syarifudin (25) dan Firman (17). 

Qidam Alfariski tewas tertembak peluru oknum aparat Satgas Tinombala karena dikira sebagai pelaku teroris saat melintas di belakang Polsek Poso Pesisir Utara pada 9 April 2020.

Sementara Syarifudin dan Firman tewas tertembak oknum aparat keamanan saat keduanya sedang memetik kopi di kebunnya. 

Penembakan terhadap keduanya terjadi di Dusun Gayatri, Desa Maranda, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, 2 Juni 2020.

Halaman
12
Penulis: fandy ahmat
Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved