Breaking News:

Trending Topic

Mahfud MD Akan Jadikan Novel Baswedan Jaksa Agung Jika Dirinya Presiden: Saya Kenal Baik Dengannya

Mahfud MD berandai jika dirinya seorang Presiden maka dia akan mengangkat Novel Baswedan menjadi Jaksa Agung RI.

Editor: Putri Safitri
Kompas.com/Kristanto Poernomo
Mahfud MD 

TRIBUNPALU.COM - Saat ditanya soal isu terkait KPK, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ( Menkopolhukam) Mahfud MD berandai jika dirinya seorang Presiden maka dia akan mengangkat Novel Baswedan menjadi Jaksa Agung RI.

Hal tersebut diungkapkan Mahfud saat menjadi pembicara dialog dengan Rektor UGM dan pimpinan PTN/PTS seluruh Yogyakarta yang ditayangkan YouTube Universitas Gadjah Mada pada Sabtu (5/6/2021) lalu.

Ketika itu, Mahfud tengah ditanya dengan isu yang terkait pemberantasan Korupsi.

Termasuk isu-isu yang berkaitan dengan pelemahan KPK melalui pemecatan puluhan pegawainya dari lembaga anti rasuah.

Pemerintah larang kegiatan dan aktivitas Front Pembela Islam (FPI), Mahfud MD: FPI bubar secara de Jure 21 Juni 2019 sebagai organisasi masyarakat.
Pemerintah larang kegiatan dan aktivitas Front Pembela Islam (FPI), Mahfud MD: FPI bubar secara de Jure 21 Juni 2019 sebagai organisasi masyarakat. (Tangkapan Layar Kompas TV)

Mahfud pun menegaskan dirinya pro terhadap KPK.

Bahkan sejak dulu, dia selalu berupaya menghalangi orang-orang yang berusaha untuk melemahkan lembaga anti rasuah.

"Saya sejak dulu pro KPK. Saya ketua MK, 12 kali itu ingin dirobohkan undang-undangnya dan saya bela dan menangkan KPK terus. Tetapi keputusan tentang KPK itu tidak di pemerintah saja, ada di DPR, ada di partai dan di civil society dan civil society ini akan pecah juga," kata Mahfud.

Mahfud kemudian bercerita mengenal baik dengan sejumlah pegawai KPK yang terancam dipecat tersebut. Termasuk dengan penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Penyidik KPK Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya.
Penyidik KPK Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya. (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Menurut Mahfud, dia dan Novel Baswedan telah lama saling mengenal.

Dia pun menceritakan salah satu pertemuannya saat tengah membahas mengenai isu pemberantasan Korupsi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved