Breaking News:

Parimo Hari Ini

7 Kecamatan di Parimo Dapat Bantuan LPMDes dari Kementan RI

Sebanyak tujuh Kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) akan mendapat bantuan Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes).

Handover
Tujuh Kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) akan mendapat bantuan Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes) melalui Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) RI. 

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Sebanyak tujuh Kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) akan mendapat bantuan Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMDes) melalui Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Bantuan Dana Alaokasi Khusus (DAK) LPMDes itu dikucurkan untuk tahun 2022 bagi Kecamatan Sausu, Kecamatan Balinggi, Kecamatan Torue, Kecamatan Parigi Selatan, Kecamatan Mepanga, Kecamatan Ongka Malino dan Kecamatan Bolano.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong Rahmatia mengatakan, masing-masing kecamatan yang mendapatkan bantuan harus mengusulkan satu Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Ia menjelaskan salah satu persyaratan penerima adalah wajib Gapoktan dengan pertimbangan dari gabungan seluruh kelompok tani yang ada di Desa.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok Selasa, 8 Juni 2021: 12 Wilayah Ini Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem

Baca juga: Dinyatakan Reaktif Saat Terjaring Penyekatan di Jembatan Suramadu, MS(34) Kabur Tinggalkan KTP

Baca juga: Apa Itu Abses? Benjolan yang Muncul di bawah Permukaan Kulit, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sehingga bantuan LPMDes dapat dimanfaatkan oleh seluruh kelompok tani.

"Bantuan LPMDes untuk masing masing Gapoktan senilai 1 Milyar dengan jenis bantuan berupa pembangunan lumbung pangan kapasitas 60 sampai 100 ton, lantai jemur, rumah RMU dan Bed Dryer, Rice Milling (RMU)," kata Rahmatia, Senin (7/6/2021).

Lanjut Rahmatia, tujuan atau sasaran utama program tersebut adalah, pertama meningkatnya cadangan pangan Nasional.

Kedua meningkatnya produksi pangan dikawasan sentra produksi pertanian.

Baca juga: Masyarakat Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 Gratis Hari Keempat di Taman GOR Kota Palu

Baca juga: Ini Penjelasan BKN Palu, Terkait Penundaan buka Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021

Baca juga: Bantah Masukkan Cobek ke Alat Vital Istrinya, Saharudin: Cuma Saya Gosok Kalau Bohong Tembak Mati

Ketiga meningkatkan kesejahteraan petani.

Keempat meningkatnya nilai tambah komoditas pertanian.

Kelima tersedianya dukungan sarana dan prasarana dalam pengembangan kawasan sentra produksi pertanian.

"Persayaratan untuk mendapatkan bantuan tersebut sudah kami penuhi semuanya, seperti persyaratan lokasi harus Cleen N Cleer yang disertakan surat pernyataan hibah, penyusunan RAB dan gambar, penyusunan RUKK, SK penetapan Gapoktan dan surat komitmen Kepala Daerah bersedia mengisi lumbung pangan Desa," ujarnya. (*)

Penulis: Nur Saleha
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved