Sewa PSK Tapi Tak Mau Bayar, Remaja 15 Tahun Babak Belur Dihajar hingga Terbaring di Rumah Sakit
Remaja 15 tahun nekat sewa jasa pekerja seks komersial (PSK) di Kampung Cikijing, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
W terbaring lemah setelah babak belur dikeroyok warga kompleks Cikijing Kabupaten Subang, akibat tak membayar jasa wanita pekerja seks komersial (PSK).
Ayah Rudapaksa Anak Tiri
Sementara, kasus lain seorang ayah tega merudapaksa anak tiri yang masih berusia 10 tahun.
Ironisnya, kasus rudapaksa yang dilakukan pelaku D terhadap korban sudah berlangsung selama dua tahun.
Dihadapan polisi, pelaku D mengakui perbuatannya.
Pelaku D yang merupakan ayah tiri dari korban, sehari-hari bekerja sebagai penjual batagor.
Ia ditangkap di rumahnya kawasan Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.
"Pelaku sudah diamankan hari Sabtu (5/6/2021). Pelaku betul ayah tiri korban," ungkap Kanitreskrim Polsek Balaraja Iptu Jarot saat dikonfirmasi awak media, Senin (7/6/2021).
Dari penangkapan tersebut terungkap bila pelaku sudah hampir dua tahun lamanya melakukan tindak asusila terhadap anak tirinya.
Aksinya berlangsung sejak tahun 2019.
Baca juga: Spesifikasi dan Harga Terbaru Poco F3 di Indonesia, Smartphone 5G dengan Penyimpanan Secepat Kilat
Baca juga: Meski Punya Motif Loreng yang Mirip, Ini Perbedaan Seragam Komponen Cadangan (Komcad) dengan TNI
Baca juga: Amirudin-Furqan Dilantik, 15 Karangan Bunga Hiasi Kantor Gubernur Sulteng
Menurut pelaku, sebelum mengagahi putri tirinya, ia terlebih dahulu membaca sebuah mantra.
Katanya, hal itu supaya korban diam dan tak berkutik saat ia melancarkan aksinya.
"Pengakuan dia ada semacam mantra-mantra yang dibaca agar korban diam. Tapi ini masih didalami ya," kata Jarot.
Kasus ini terkuak saat sang ibu curiga melihat buah hatinya sering termenung layaknya orang depresi.
Sontak sang ibu langung membawa ke temannya yang dianggap bisa melihat situasi dan berniat untuk berobat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-tewas.jpg)