Breaking News:

Universitas Tadulako

Mahasiswa Universitas Tadulako Raih Prestasi di Ajang Internasional

Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) meraih prestasi membanggakan di ajang internasional.

Penulis: fandy ahmat
Editor: Haqir Muhakir
Handover
Mahasiswa Universitas Tadulako Dian Septiawati 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) meraih prestasi di ajang internasional

Torehan prestasi tersebut datang dari Dian Septiawati, Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Untad angkatan 2019.

Dian meraih Grand Winner Award dalam ajang Youth Scientific Forum Step Into the Future (SITF) Rusia 2021.

SITF merupakan sebuah kompetisi ilmiah tingkat internasional yang diikuti 1.078 peneliti muda dari 23 negara, termasuk Indonesia. 

Terdapat empat tim mewakili Indonesia di ajang bergengsi tersebut, yakni Universitas Tadulako, Universitas Padjadjaran, Universitas Prasetiya Mulya dan SMA Taruna Bakti Bandung. 

Baca juga: VIDEO: Cerita Sukses Agen BRILink di Palu Sampai Beli Mobil dan Tanah Ratusan Juta

Baca juga: Lowongan Kerja Bank Syariah Indonesia untuk Fresh Graduate S1 dan S2, Buka Hingga 13 Juni 2021

Baca juga: Nasib Apes Anggota KKB saat Kontak Tembak 2 Jam, Lagi Asik Sembunyi Tiba-tiba Paha Tertembus Peluru

Prestasi itu diraih Dian bersama rekannya Riska Kurniawati dari Universitas Padjadjaran lewat judul penelitian Measurements of Red, Green, Blue (RGB) Image Value, Light Intensity, Hue Value of Leafs and Soil Salinity as The Basis of Health Ecosystem Mapping of Rhyzophora Stylosa.

"Kompetisi ini berlangsung sejak 22 Maret hingga 30 April 2021. Saya dan Riska Kurniawati mengangkat penelitian terkait pemetaan kesehatan ekosistem Rhyzophora Stylosa atau magrove," kata Dian, Selasa (8/6/2021). 

Diakui Dian, ketertarikannya dalam penelitian tersebut karena mangrove memiliki peran penting untuk menghalau tsunami seperti saat terjadi gempa dan tsunami di Palu pada 2018.

Menurutnya, Indonesia menjadi bagian dari paru-paru dunia karena memiliki banyak kawasan hutan sebagai penyumbang oksigen bagi kehidupan. 

Ia pun berkeinginan agar mahasiswa Untad aktif melakukan kegiatan penelitian dan berkontribusi terhadap almamater dan masyarakat. 

"Saya melihat ada potensi di dalam diri teman-teman mahasiswa Untad. Saya rasa mahasiswa membutuhkan pelatihan khusus agar semakin berprestasi ke depannya," kata Dian. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved