Breaking News:

Menghina Presiden di Medsos akan Dipenjara, KSP: Simbol Negara itu Harus Dihormati dan Dilindungi

ancaman penjara 4,5 tahun kepada siapapun yang menghina Presiden di media sosial (Medsos). Meski dinilai mengekang kebebasan berpendapat

handover
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ade Irfan Pulungan 

TRIBUNPALU.COM - Draf RKUHP mengatur soal ancaman Penjara 4,5 tahun kepada siapapun yang menghina Presiden di media sosial (medsos).

Meski dinilai mengekang kebebasan berpendapat, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ade Irfan Pulungan mengatakan aturan tersebut dibuat untuk melindungi Presiden yang merupakan simbol negara.

"Presiden kan sebagai simbol negara itu kan harus kita hormati, harus kita lindungi," kata Irfan kepada wartawan, Selasa, (8/6/2021).

Saat ini kata Irfan, banyak hinaan atau fitnah yang dilontarkan kepada Presiden di medsos.

Baca juga: 2 Jam Menegangkan Kontak Tembak KKB dan TNI Polri, Kelompok Teroris Tak Berdaya Dipukul Mundur

Baca juga: Polemik 51 Pegawai KPK Tak Lulus TWK Berdampak pada Upaya Tuntaskan Kasus Korupsi Besar Saat Ini

Baca juga: Nasib Apes Anggota KKB saat Kontak Tembak 2 Jam, Lagi Asik Sembunyi Tiba-tiba Paha Tertembus Peluru

Hinaan atau fitnah kepada Presiden di medsos tersebut dapat dengan mudah diketahui di seluruh dunia.

"Bagaimana logikanya ada warga negara yang dengan sengaja melakukan perbuatan pidana menghina Presidennya terus menerus. Kehormatan bangsa kita ini di mana letaknya. Warga negara lain kan nanti melihat, loh kenapa kok Presidennya selalu begini," katanya.

Hukuman kepada penghina Presiden, kata dia, ada di setiap negara.

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Instagram/@jokowi)

Baca juga: Awas! Sosial Media Tak Selalu Baik, Ini Beberapa Dampak Negatif dari Sosial Media

Bahkan di Amerika Serikat sekalipun yang notabene merupakan negara yang menjadi kiblat demokrasi.

"Jangan lagi berdalih kepada sebuah kebebasan berdemokrasi, mengatasnamakan demokrasi yang katanya melakukan kritikan. gak ada itu. kan harus kita jaga," katanya.

Baca juga: Haul 100 Tahun Soeharto, Titiek Soeharto:Pak Harto Pasti Sedih Lihat Jumlah Utang Indonesia Saat Ini

Baca juga: Gofar Hilman Dituding Lakukan Pelecehan Seksual di Malang, Ini Kronologi dan Tanggapan Gofar

Keberadaan pasal penghinaan kepada Presiden dalam KUHP nantinya, kata Irfan, untuk menjaga wibawa kehormatan Presiden sebagai kepala negara.

Pasal penghinaan kepada Presiden berlaku untuk seluruh Presiden Indonesia kedepannya, tidak hanya Jokowi.

"Saya ambil logika saja lah, dalam satu komplek perumahan, orang tua kita kita, kita hina orang tua kita, (maka) tetangga gimana melihatnya? kan mengejutkan. Kan begitu," katanya.

Baca juga: Cerita Sukses Agen BRILink di Palu Sampai Beli Mobil dan Tanah Ratusan Juta

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ancaman Bui Bagi Penghina Presiden di Media Sosial Untuk Lindungi Simbol Negara

Editor: Putri Safitri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved