Breaking News:

Orangtua Siswa Nekat Tikam Kepsek, Pelaku Murka Anaknya Tak Bisa Ujian karena Biaya Belum Lunas

Kepala Sekolah Ndora, Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangororo, Kabupaten Nagakeo, NTT harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditikam orangtua siswa.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Kepala Sekolah Ndora, Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangororo, Kabupaten Nagakeo, NTT menjadi korban penikaman oleh orangtua siswa. 

Dijelaskan Sudarmin, kasus tersebut bermula ketika anak pelaku atas nama Eusabius Deviceli Laja disuruh pulang oleh kepsek untuk tidak boleh mengikuti ujian akhir kenaikan jelas.

Setelah mendengar informasi dari sang anak, pelaku langsung menuju ke rumah Kepala Desa Emilianus Meze. Tujuan untuk menyampaikan pengeluhan tentang anak yang tidak bisa mengikuti ujian akhir kenaikan kelas.

Baca juga: 5 Warga Diringkus Polisi Terkait Kasus Narkoba di Palu, 2 di Antaranya Perempuan

Baca juga: Menghina Presiden di Medsos akan Dipenjara, KSP: Simbol Negara itu Harus Dihormati dan Dilindungi

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Terbaru Pocophone F1 di Indonesia, Ponsel dengan Pendingin Khusus Gaming

Pada saat itu, pelaku melihat sangkur milik Kepala Desa yang digantung di dinding ruangan tamu dan langsung mengambil tanpa pemberitahuan kepala desa.

"Saat itu juga pelaku menuju ke sekolah dan menanyakan kepada ibu Astin (guru/bendahara) tentang guru siapa yang menyuruh anaknya pulang. Namun tidak mendapat jawaban," ungkapnya.

Lanjutnta, pada kesempatan tersebut, korban melihat pelaku sedang memegang pisau sangkur dan menyampaikan bahwa akan melaporkan ke polisi.

"Setelah mendengar ancaman kepala sekolah, pelaku bangun dan langsung mencabut pisau sangkur dan langsung menikam korban mengenai bagian perut sebelah kanan," jelasnya.

Setelah itu, tambah Sudarmin, pelaku menyerahkan pisau sangkur kepada penjaga sekolah Heronimus Wonga. Pelaku langsung menuju ke rumah kepala dusun Kristianus Meze untuk menyampaikan kejadian tersebut.

"Pelaku meminta bapak dusun untuk bersama sama menyerahkan diri ke Polsek Nangaroro," ujarnya. (*)

Dari berbagai sumber

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved