Breaking News:

Cara Menjaga Rumah Tangga Agar Tetap Harmonis Meskipun LDR, Begini Tips Buya Yahya

Keharmonisan rumah tangga merupakan tujuan utama dalam sebuah pernikahan. Ini juga merupakan kunci untuk terciptanya keturunan yang salih dan salihah

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Isti Prasetya
Kompas.com
Foto Ilustrasi: Cara mempertahankan rumah tangga bagi suami istri yang menjalin hubungan jarak jauh. 

Ditemui kasus suami atau istri lupa akan syahwatnya lantaran sibuk, namun pasangan mereka menanti kehadirannya.

Sehingga pertemuan diantara keduanya sangat dianjurkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Misalnya saja seperti prasangka buruk dan sebagainya.

Buya menyarankan bagi orang yang memiliki kasus serupa, maka lebih baik saling bertemu paling tidak dua hingga satu bulan sekali.

"Kadang orang tertipu dengan ambisinya. Dia lupa dengan syahwat karna sibuk, tetapi pasangannya menanti. Ini bisa muncul prasangka dan segala macam. Intinya pertemuan dua minggu sekali, jangan sampai dua bulan sekali," nasihat Buya.

Kedua ialah selalu mendekatkan diri dengan Allah SWT.

Bagi seorang suami atau sitri yang menjalin hubungan jarak jauh, maka perlu disadari jika mereka harus memperjuangkan keharmonisan.

Baca juga: Unggah Video Malam Pertama Sebagai Suami Istri, Atta: Nggak Boleh, yang Boleh Ngintip Cuma Aku

Harapan untuk bertemu memang harus selalu ada, dan yang dikhawatirkan ialah kerepotan saat menikmati perpisahan.

Jika dirasa sudah mulai pudar rasa cinta antar keduanya, maka dianjurkan untuk selalu mengingat Allah SWT.

"Kemudian kuncinya dekat dengan Allah.

Sadari yang Anda lakukan adalah sebuah perjuangan.

Harapan bertemu tetap ada, yang repot menikmati perpisasahan.

Barangkali sudah runtuh makna cinta, maka mendekatlah kepada Allah," ujar Buya.

Terlebih lagi bagi mereka yang sudah memiliki anak.

Hubungan rumah tangga harus tetap harmonis demi tumbuh kembang akan menjadi pemuda yang baik.

Jika suami jarang pulang, maka bisa jadi anak akan merasa tidak mendapatkan sentuhan orang tua, terutama ayah.

Baca juga: Atta dan Aurel Resmi Jadi Suami Istri, Krisdayanti Beri Pesan: Mengantar Hanya Sampai Dermaga

Sehingga sang anak memiliki ayah seolah-olah hanya dalam identitasnya saja, tidak untuk kenyataannya.

"Kalau dihubungkan dengan masalah anak, ini sangat penting. Bisa saja anak merasa tidak mendapat sentuhan ortunya, sehingga dia hanya di identitas saja punya bapak tapi nyatanya jauh," kata Buya.

Buya mengatakan apabila seorang istri yang ditinggal suaminya bekerja jarak jauh, maka istri harus lebih pandai mengajari anaknya tentang kasih sayang.

"Katakan kepada anak, ini makanna dari hasil jerih payah ayahmu yang bekerja jauh di sana," pungkasnya.

(TribunPalu.com/Hakim)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved