Breaking News:

Palu Hari Ini

Dampak Pandemi Covid-19, Pedagang Bakso Merugi dan Beralih ke Jualan Siomay Kuah Keliling

Pria yang berkerja sebagai pedagang bakso di Kota Palu itu harus menelan pil pahit sulitnya ekonomi yang  terdampak Pandemi Covid sejak awal 2020.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Suradianto, saat menjajakan dagangan siomay di Kota Palu, Kamis (10/6/2021) siang. 

kemudian untuk menafkahi keluarganya, ia harus mencari pekerjaan lain.

"Pas sudah tutup usaha, saya kerja jadi kuli bangunan harian," kata Suradianto.

Saat ini ia kembali membuka usaha lain, dengan berjualan siomay kuah Arema.

Dengan mengendarai sepeda motor jadul Supra Astrea 110 Cc warna hitam.

Baca juga: Respon Pembatasan Kerja Pers di Banggai, PWI: Jangan Batasi Akses di Ruang Publik

Baca juga: Harga Barang Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Palu Per 10 Juni 2021

Ia berjualan di jalur dua Jl Soekarno-Hatta, tepatnya depan kampus Universitas Tadulako (Untad).

Suradianto menjual somai pentol isi telur puyuh, somai tahu, dan minuman dingin.

Dengan harga mulai Rp 1000 rupiah sampai dengan Rp 5 ribu.

"Ya Alhamdullilah ada pemasukan, meski baru dua minggu jualan," tutupnya.

Adapun ia tinggal bersama istri dan satu orang anaknya di rumah kontrakan di Jl Perdos, belakang Untad. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved