Breaking News:

HRS Tuding JPU Jadikan Kasus Prokes Lebih Jahat dari Korupsi, Nama Djoko Tjandra Ikut Diseret

Habib Rizieq Shihab menuding Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjadikan kasus pelanggaran protokol kesehatan lebih jahat dari kasus korupsi.

Editor: Muh Ruliansyah
POOL / REPUBLIKA / RAISAN AL FARISI via Kompas.com
Habib Rizieq Shihab (HRS). 

TRIBUNPALU.COM - Habib Rizieq Shihab (HRS) menuding Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjadikan kasus pelanggaran protokol kesehatan lebih jahat dari kasus korupsi.

HRS bahkan membandingkan tuntutan JPU terhadap dirinya dengan kasus Djoko Tjandra.

Tudingan tersebut disampaikan HRS ketika membacakan pledoi atau nota pembelaan dalam sidang kasus Tes Swab di RS UMMI.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, HRS menyebut jaksa telah menyalahgunakan wewenang, karena menuntut dirinya dihukum 6 tahun penjara, lebih berat dibandingkan perkara korupsi.

"JPU menjadikan kasus pelanggaran protokol kesehatan sebagai kejahatan yang jauh lebih jahat dan lebih berat daripada kasus korupsi," kata Rizieq.

Baca juga: Profil Pesepakbola Asal Palu Witan Sulaeman: Winger Termuda di Timnas Indonesia & Berkarier di Eropa

Baca juga: Terjadi 2 Kali Tahun Ini, Cek Jadwal Gerhana Matahari Selanjutnya di Indonesia

Baca juga: Jadwal dan Live Streaming Timnas Indonesia vs UAE, Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kamis Malam Ini

Adapun dalam kasus yang melibatkan Djoko Tjandra dan jaksa Pinangki Sirna Malasari, keduanya hanya dituntut 4 tahun.

Bahkan, kata Rizieq, berdasarkan data yang dirilis Indonesia Corruption Watch (ICW), pada 2019 ada 604 koruptor yang divonis di bawah 4 tahun penjara.

Lalu, pada 2020 ICW kembali merilis data, rata-rata koruptor divonis di bawah 4 tahun penjara.

"Bahwa dalam kasus korupsi Djoko Tjandra, ternyata Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki masing-masing hanya dituntut empat tahun penjara," ungkap Rizieq.

Dirinya juga menyebut terdakwa lain dalam perkara itu, yakni mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved