Breaking News:

HRS Tuding JPU Jadikan Kasus Prokes Lebih Jahat dari Korupsi, Nama Djoko Tjandra Ikut Diseret

Habib Rizieq Shihab menuding Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjadikan kasus pelanggaran protokol kesehatan lebih jahat dari kasus korupsi.

Editor: Muh Ruliansyah
POOL / REPUBLIKA / RAISAN AL FARISI via Kompas.com
Habib Rizieq Shihab (HRS). 

"Menjatuhkan pidana penjara kepada Rizieq Shihab selama 6 tahun penjara, dikurangi masa tahanan," tuntut jaksa.

Dalam tuntutannya, jaksa menyatakan hal yang memberatkan Rizieq Shihab dalam perkara ini karena pernah dipidana dua kali pada 2003 dan 2008.

Dia juga dianggap tidak mendukung upaya penanggulangan pemerintah memerangi Covid-19.

"Rizieq dinilai tidak menjaga sopan santun dan berbelit-belit dalam memberikan keterangan di persidangan," ucap Jaksa.

Sedangkan hal yang meringankan, jaksa menganggap Rizieq Shihab dapat memperbaiki perilakunya di masa depan.

Meriang

Rizieq Shihab sempat dinyatakan reaktif Covid-19 dan kondisi badannya meriang, sebelum akhirnya dirawat di RS UMMI pada 24 November 2020.

Hal itu disampaikan langsung oleh relawan dari MER-C, dr Hadiki Habib, yang memeriksa kondisi Rizieq Shihab.

Mulanya, Hadiki diminta melakukan pendampingan kesehatan kepada Rizieq Shihab oleh Presidium MER-C, di kediamannya di Sentul Bogor.

Baca juga: Ridwan Kamil Belum Punya Kendaraan Politik, Pengamat: Melalui Nasdem Mimpi RK Nyapres Bisa Terwujud

Baca juga: Bak Tak Kenal Takut, Bos KKB Papua Lekagak Telenggen Pernah Tembak Mati 2 TNI hingga Teror Freeport

Baca juga: Dituding Lakukan Pelecehan Seksual, Gofar Hilman Didepak dari Lawless Jakarta

Saat tiba di rumah Rizieq Shihab, dirinya diberikan informasi oleh pihak keluarga, eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu sempat meriang.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved