Breaking News:

Sikap Jokowi Soal Pasal Penghinaan Presiden Diungkap Mahfud MD: Terserah Legislatif

Menuruf Mahfud, sebelum jadi Menko, ia pernah bertanya ke Presiden Jokowi soal perlu atau tidaknya pasal penghinaan presiden masuk di dalam RUU KUHP.

Editor: Muh Ruliansyah
Instagram.com/jokowi/
Potret Presiden Joko Widodo 

TRIBUNPALU.COM - Sikap Joko Widodo (Jokowi) terkait polemik pasal penghinaan kepada Presiden yang masuk dalam Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP) diungkap Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Pulhukam) Mahfud MD.

Pasal penghinaan kepada Presiden kini tengah menjadi isu hangat di tengah masyarakat Indonesia.

Hadirnya pasal tersebut di RUU KUHP menuai pro dan kontra.

Lantas bagaimana sikap Presiden Jokowi terkait pasal penghinaan kepada Presiden?

Menuruf Mahfud, sebelum jadi Menko, ia pernah bertanya ke Presiden Jokowi soal perlu atau tidaknya pasal penghinaan presiden masuk di dalam RUU KUHP.

Hal itu diungkap oleh Mahfud MD melalui akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Rabu (9/6/2021). 

Baca juga: Daftar Harga HP Samsung Terbaru Juni 2021: Seri Terbaru Galaxy A32 5G, Galaxy A72, HIngga Galaxy S21

Baca juga: Tim Advokasi Komite II DPD RI Lakukan Kunker Ke Poso

Baca juga: Tips dan Trik Memilih Warna Lipstick yang Sesuai dengan Warna Kulit: Cool Sampai Dark Undertone

Dikatakan Mahfud, Jokowi menyerahkan kepada DPR apakah pasal penghinaan presiden dimasukkan ke dalam KUHP atau tidak.

Jokowi menggarisbawahi, keputusan memasukkan atau tidak memasukkan pasal penghinaan presiden, DPR diminta memilih mana yang terbaik bagi negara.

Adapun soal sikap pribadinya, Jokowi, kata Mahfud, masuk atau tidaknya pasal penghinaan presiden dalam KUHP adalah sama saja.

Menurut Mahfud, Jokowi mengatakan sering dihina, namun ia tidak memperkarakannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved