Arung Jeram Telan Korban
Anggota Mapala Tewas saat Arung Jeram di Sigi, Live Facebook Terakhirnya Banjir Komentar
Dalam video bedurasi satu menit itu, Hafit Cipta memperlihatkan persiapan dirinya bersama keluarga saat akan berarung jeram di Sungai Gumbasa
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat
TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepergian Hafit Cipta untuk selama-lamanya pada Minggu (13/6/2021), meninggalkan duka mendalam bagi Pecinta Alam Sulawesi Tengah.
Hingga saat ini, ucapan belasungkawa terus membanjiri akun Facebook Hafit Cipta.
Penelusuran TribunPalu.com, dua jam sebelum meninggal, pria 38 tahun tersebut sempat siaran live di akun Facebook pribadinya.
Dalam video bedurasi satu menit itu, Hafit Cipta memperlihatkan persiapan dirinya bersama keluarga saat akan berarung jeram di Sungai Gumbasa, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Baca juga: Lompat dari Perahu Demi Selamatkan Anaknya, Anggota Mapala Tewas saat Arung Jeram di Sigi
Baca juga: BREAKING NEWS: Anggota Mapala Untad Tewas saat Arung Jeram di Sungai Gumbasa Sigi
Mereka sedang mempersiapkan peralatan arung jeram seperti perahu, dayung, helm, pelampung dan lainnya.
Sejumlah anak juga tampak sedang asik bermain di bantaran Sungai Gumbasa.
"Awas jatuh," kata Hafit mengingatkan anak-anak tersebut dalam unggahannya.
Postingan terakhir Hafit itu mendapat 191 komentar dan telah dibagikan sebanyak 100 kali.
Hafit Cipta merupakan anggota Mapala Kumtapala Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad) angkatan 2001.
Korban diduga tewas setelah mengalami kecelakaan saat melakukan kegiatan arung jeram bersama rekan-rekannya.
"Kabar yang kami dengar bahwa almarhum (Hafit) meninggal karena dia terjun untuk mengantisipasi anaknya yang mau jatuh dari perahu," kata Anggota Mapala Galara Fakultas Ekonomi Untad Ramli, Minggu (13/6/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/hafit-cipta-mapala-untad.jpg)