Breaking News:

Banggai Hari Ini

VIDEO: Tanggapan Bupati soal Rencana Pembangunan Pangkalan TNI AL di Luwuk Banggai

Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menyatakan, pihaknya siap mendukung pembangunan pangkalan TNI AL di Desa Uling, Kecamatan Kintom tersebut.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Rencana pembangunan pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) mendapat respon positif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai, Sulawesi Tengah.

Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menyatakan, pihaknya siap mendukung pembangunan pangkalan TNI AL di Desa Uling, Kecamatan Kintom tersebut.

"Insya Allah akan mensupport, sehingga koordinasi antara TNI AL dengan pemerintah daerah bisa bersinergi," kata Amirudin kepada TribunPalu.com di sela-sela pertemuannya dengan Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Palu, Kolonel Marinir Marthin Luther Ginting, pada Senin (14/6/2021).

Dengan dibangunnya Pangkalan TNI AL ini, Bupati Amirudin berharap bisa memperkuat potensi kelautan di daerah ini.

"Laut kita cukup luas, sehingga perlu dikawal oleh TNI Angkatan Laut supaya semuanya kegiatan di laut dapat kita atasi secara bersama-sama,"  harap Amirudin.

Baca juga: Anggota DPRD Dukung Penerapan Program Pendidikan Berdasi Se Sulawesi Tengah

Baca juga: Banjir Rendam Puluhan Rumah Warga di Balantak Selatan Kabupaten Banggai

Sebelumnya diberitakan, Danlanal Palu Kolonel Marinir Marthin Luther Ginting menyatakan, pangkalan TNI AL di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah akan dibangun tahun 2022 mendatang.

Pangkalan tersebut dibangun di atas lahan seluas 5 hektar di Desa Uling, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

"Tahun 2018 lalu, kami dapat hibah (lahan) dari Pemda Banggai seluas 5 hektar," kata Marthin.

Pembangunan ini merupakan kebijakan dari Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) karena dilihat dari luas wilayah dan tempat yang strategis untuk kemaritiman di Kabupaten Banggai memenuhi syarat.

"Sehingga rencanannya akan dibangun pangkalan TNI AL di Banggai tahun depan," tuturnya.

Pentinganya keberadaan pangkalan TNI AL di Banggai karena Objek Vital Nasional (Obvitnas), dan lalu lintas kapal asing di perairan kepulauan Banggai untuk mengangkut sumber daya alam seperti minyak dan gas.

"Sehingga perlu diamankan dalam hal perlintasan kapal-kapal dari luar negeri yang akan melintasi kepulauan Banggai," tuturnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved