Virus Corona

Bak di India, Ratusan Pasien Covid-19 Lesehan di Lantai Wisma Atlet Antre untuk Dapat Kamar Inap

Viral di media sosial memperlihatkan ratusan pasien Covid-19 antre masuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran sembari lesehan di

Editor: Putri Safitri
Capture video @merekamjakarta
Pasien Covid-19 membludak antre masuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran. Ratusan Pasien Covid-19 Lesehan di Lantai Wisma Atlet, Antre Mendapatkan Kamar Inap 

TRIBUNPALU.COM - Berdar video Viral di media sosial memperlihatkan ratusan pasien COVID-19 antre masuk Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran sembari lesehan di lantai.

Video yang diunggah akun instagram @merekamjakarta itu memperlihatkan ratusan warga mengenakan masker lesehan di lantai RSDC.

Baca juga: Siapa Muhammad Yusuf? Majelis Hakim yang Potong Vonis Jaksa Pinangki, Harta Mencapai Rp 2 Miliar

Komandan Lapangan RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran Letkol Laut Muhammad Arifin membenarkan hal ini. 

Ia menyebut banyak pasien positif COVID-19 datang dari sekitar wilayah DKI Jakarta, merupakan pasien yang dikirim oleh puskesmas.

"Video yang beredar di UGD kita (RSDC) itu memang benar, faktanya seperti itu. Jadi pasien memang banyak. Faktanya memang puskesmas-puskesmas DKI Raya mengirim," kata Letkol Arifin saat dikonfirmasi Tribun, Selasa (15/6/2021).

Arifin mengatakan, video berdurasi 9 detik itu menunjukan ada peningkatan kasus COVID-19 khususnya di DKI Raya usai libur Lebaran.

Saat ini untuk ketersediaan tempat tidur di RSDC kian menipis dengan banyaknya pasien yang masuk sejak 18 Mei.

"Jadi sudah kita bagi 3 triase tempat masuk termasuk tower 5 tower 4 tower 6, namun ya seperti itu kondisinya. Hal ini memang disebabkan hulu mengalir ke hilir. Hulu belum bisa dikendalikan sehingga hilir hanya menerima. Itu yang terjadi faktanya saat ini. Kita yang jelas sudah lampu kuning lah menjelang merah," terangnya.

Komandan Lapangan RS Wisma Atlet Letkol Laut M Arifin (Kompas TV)

"Ada penambahan 425 orang yang semula terdapat 5.028 orang. Kini total mencapai 5.453 orang," ujar Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian.

Dengan begitu, angka tempat tidur yang terisi mencapai 68,7 persen dari ketersediaan tempat tidur, yakni 7.937. Seluruh pasien tersebut kini menjalani isolasi di Tower 4, 5, 6 dan 7 Wisma Atlet.

Dari data yang diterima, ada sebanyak 92.278 pasien COVID-19 terdaftar di Wisma Atlet dari 23 Maret hingga 15 Juni 2021. Sebanyak 86.825 orang di antaranya sudah keluar.

Berikut rinciannya:
- pasien rujuk ke RS lain : 918 orang

- pasien sembuh : 85.815 orang

- pasien meninggal : 92 orang

Warga Negara Indonesia (WNI) usai menjalani isolasi di Tower 8, Rumah Sakit Darirat, Wisma Atlet Pandemangan, Kemayoran Jakarta Pusat Selasa(15/6/2021). WNI yang baru selesai berpergian keluar negeri wajib menjalani isolasi selama 5 hari kecuali dari India harus menjalani isolasi 12 hari untuk memutus penularan COVID-19. (Warta Kota/Henry Lopulalan) (Warta Kota/Henry Lopulalan)
Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved