Bisnis Palu

Begini Proses Penggilingan dan Pembuatan Bakso di CV Solo Indah Kota Palu

TribunPalu.com mendapatkan kesempatan untuk mengetahui cara dan prosedur penggilingan daging bakso hingga menjadi bakso siap masak.

Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/MOH SALAM
Proses produksi bakso oleh salah seorang pekerja CV Solo Indah, Kamis (17/6/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com,  Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Penggilingan daging bakso dan somay di CV Solo Indah sudah memenuhi standar BPOM dan memilik perizinan lengkap baik dari Pemerintah Kota Palu maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

TribunPalu.com mendapatkan kesempatan untuk mengetahui cara dan prosedur penggilingan daging bakso hingga menjadi bakso siap masak.

Owner CV Solo Indah Bowo Wijaksono menuturkan, mitra atau pelanggan ingin melakukan penggilingan bisa hanya membawa daging untuk digiling.

Sedangkan bumbu-bumbu pembuatan dan campuran bakso tersedia lengkap di tempat Penggilingan bakso miliknya tersebut.

Pertama, pelangggan datang dengan membawa daging untuk diolah menjadi bakso. Sesampainya ditempat penggilingan daging harus ditimbang.

Baca juga: Wali Kota Hadianto Sebut Program 1.000 Perahu Baru Terealisasi Tahun Depan

Baca juga: Tribun Network Hadirkan Perspektif Baru Timur Indonesia Melalui Tribun-Papua.com

Setelah itu, pelanggan bisa membeli bumbu dan campuran untuk pembuatan bakso.

Saat daging dan bahan bumbu sudah siap, selanjutnya mitra memasuki area penggilingan.

Sebelum digiling,  dagingnya harus dicuci terlebih dahulu dengan menggunakan air bersih dan mengalir.

Dirasa cukup, daging itu dimasukkan kedalam mesin penggilingan kasar.

Usai itu, daging dengan hasil gilingan kasar tersebut dicampurkan bumbu-bumbu sesuai selera masing-masing mitra alias pelanggan.

Proses lebih lanjut, daging dengan campuran bumbu itu segera dimasukkan kedalam mesin penggilingan halus.

Dengan beberapa putaran, daging itu menjadi sangat halus.

Sesekali pekerja memasukan es batu berukuran kecil hingga sedang kedalam campuran daging dan bumbu-bumbu itu.

Dirasa sudah halus, selanjutnya daging halus itu dimasukkan kedalam kantongan plastik dan menuju tempat  terakhir,  yaitu proses pencetakan menjadi bakso dan somay.

Baca juga: Ramalan Zodiak Kesehatan Jumat 18 Juni 2021: Gemini Ingatlah Istirahat, Cancer Perlu Regangkan Otot

Baca juga: Lowongan Kerja PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS): System Analyst hingga Mobile Developer

Diruangan pencetakan, beberapa alat didalamnya seperti alat cetak bakso, kompor, dan belanga ukuran sedang hingga besar.

Perlahan adonan daging halus dimasukkan kedalam mesin untuk mencetak bakso dengan ukuran standar.

Dibawah cetakan bakso, sudah tersedia belanga dengan air mendidih untuk merebus bakso tersebut.

Setelah baksonya mengembang, maka bakso akan ditiriskan dan dipacking kemudian bisa dibawa pulang.

Pantauan TribunPalu.com,  memasuki area penggilingan suara mesin satu dengan yang lainnya.

Ada mitra dan pelanggan mencuci dagingnya, menggiling daging kasar dan ada pula sementara menggiling daging bakso menjadi halus.

Bowo mengatakan, mitra biasanya hanya sampai dalam proses penggilingan halus.

"Jarang mitra sampai masuk proses pencetakan,  biasa dan sering sampai proses giling halus saja, karena masing-masing kan punya ukuran bakso berbeda-beda," ungkap Owner CV Solo Indah, Kamis (17/6/2021).

Sebelumnya Tempat Penggilingan tersebut berada di Jl Kacang Panjang nomor 15 Kelurahan Kamonji Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.

Bowo Wijaksono, Owner CV Solo Indah itu mengatakan tempat penggilingan bakso miliknya sudah berdiri sejak 1985.

Selain melayani penggilingan bakso dan somay, dirinya juga menjadi distributor barang untuk bumbu campuran pembuatan bakso.

Baca juga: Hotel Santika Palu Sajikan Menu Favorit Olahan Daging Sapi

Baca juga: Peringatan Dini BMKG, Jumat 18 Juni 2021: Jabar dan Sulteng Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Angin

Ia menjelaskan, saat ini sebanyak 1.200 mitra dari CV Solo Indah.

Mitranya tersebut bukan hanya berasal dari dalam Kota Palu, namun juga dari Kabupaten lain di Sulawesi Tengah.

"Mitra kami itu tersebar dibeberapa daerah di Sulawesi Tengah seperti Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Pantai Barat, Parigi, dan paling jauh itu di Morowali," ucap Bowo.

"Kalau untuk mitra, biasanya itu untuk giling bakso, somay, dan toko-toko klontong," tambahnya.

Ia menyebutkan, toko klontong dalam pasar Manonda dan Masomba juga pihaknya menjadi salah satu  penyuplai baik produk dan jualannya.

"Toko klontong di dalam pasar itu kami juga yang suplay baik produknya maupun jualannya," kata Bowo.

Tempat Penggilingan bakso dan somay milik CV Solo Indah juga sudah mempunyai cabang di Pasar Masomba Jl Tanjung Dako Kelurahan Lolu Selatan Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved