Breaking News:

Varian Delta Virus Corona Lebih Cepat Menular, Begini Penjelasan IDI

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban memberikan penjelasan soal virus Covid-19 varian Delta.

Editor: Muh Ruliansyah
https://www.medscape.com/
Coronavirus 

TRIBUNPALU.COM - Sejak kemunculan di tahun 2019, virus corona hingga saat ini masih menjadi momok bagi masyarakat dunia.

Sampai saat ini virus corona masih menjadi teror bagi masyarakat dunia yang telah merenggut jutaan korban jiwa.

Selain itu, virus corona juga menjadi perusak di berbagai sektor, termasuk ekonomi.

Di Indonesia bahkan belum ada tanda-tanda berakhirnya penyebaran virus corona kendati program vaksinasi telah dijalankan pemerintah.

Bahkan saat penyebarannya belum bisa dihentikan secara total, kini virus corona dilaporkan telah bermutasi.

Belakangan ini varian Delta yang muncul akibat mutasi virus corona menjadi sorotan masyarakat.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Misteri Kematian 2 Warga Riau Usai Divaksinasi Sinovac

Baca juga: Cek Penyelenggara Fintech Lending Terdaftar dan Berizin di OJK Per 10 Juni 2021

Baca juga: Lowongan Kerja di Sociolla Penempatan Jakarta, untuk Departemen Video, Cek Syarat dan Cara Mendaftar

Pasalnya disebutkan bahwa varian Delta ini memiliki kecenderungan lebih cepat menular.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban memberikan penjelasan soal virus Covid-19 varian Delta, yang mulai masuk wilayah Indonesia.

Menurut Zubairi, kasus varian delta ini paling banyak ditemukan di Jakarta dan Jawa Tengah.

Dikatakannya, untuk melakukan tracking pada kasus varian ini, butuh metode sampel WGS (whole genome sequence).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved