Palu Hari Ini

Penilaian Akademisi Untad: Capaian Visi Misi Hadi-Reny Sudah 75 Persen di 100 Hari Kerja

Penilaian Akademisi Untad: Capaian Visi Misi Hadi-Reny Sudah 75 Persen di 100 Hari Kerja

Penulis: fandy ahmat | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Akademisi Untad Prof Amar saat memberi pandangan di acara dialog capaian kinerja 100 hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid-Reny A Lamadjido, Sabtu (19/6/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Masa 100 hari kerja pemerintahan Hadianto-Reny A Lamadjido telah dilewati.

Penilaian mengenai capaian kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu itu pun muncul dari Akademisi Universitas Tadulako (Untad) Prof Amar.

Di mata Prof Amar, Hadi termasuk sosok fenomenal karena gemar lakukan blusukan.

Menurutnya, hal yang dilakukan Hadi tersebut dapat menopang tingkat kepuasan bagi masyarakat.

"Berdasarkan visi misi, di 100 hari kerja saya menilai capaian dari wali kota sudah 74-75 persen. Melakukan kunjungan lapangan memang penting dan memberikan nilai manfaat," kata Prof Amar dalam dialog capaian kinerja 100 hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid-Reny A Lamadjido, Sabtu (19/6/2021) malam.

Baca juga: Bupati Amirudin: APBD Banggai Harus Dinikmati Seluruh Masyarakat

Baca juga: Ini Keuntungan Bagi Pengendara Motor Yamaha Berkapasitas 125 CC

Prof Amar menjelaskan, setidaknya terdapat tiga ukuran yang menjadi pertimbangan dalam menilai kinerja Hadianto-Reny.

Pertama, keberhasilan diukur dari tingkat perolehan dukungan terhadap program Hadianto di 100 hari kepemimpinannya.

Selain itu, kinerja bisa diketahui jika pelaksanaan kegiatan atau program terakomodir dalam bentuk peraturan atau regulasi.

"Profesionalisme kerja ditentukan dari regulasi. Sukses tidaknya kerja-kerja Pemerintah Kota Palu tergantung dari aturan yang ada," ungkap Prof Amar.

Kedua, dalam pembangunan infrastruktur, Prof Amar mengapresiasi rencana Hadianto ingin menjadikan Palu menjadi smart city.

Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama Untad itu beranggapan, gagasan itu sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan dan kondisi global.

Terakhir, Prof Amar menyebut perlu ada kesatuan langkah dan gerak antara wali kota bersama perangkat daerah lainnya.

"Keberhasilan kinerja pemerintah ditentukan banyak faktor, baik komunikasi, SDM, anggaran dan lainnya. Maka ke depan evaluasi tetap perlu dilakukan," ucapnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved