Breaking News:

Banggai Hari Ini

PT C-Gong di Banggai Diprotes Warga, DPRD Minta Hentikan Aktivitas

Aktivitas PT C-Gong di Desa Rata, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mendapat protes dari masyarakat setempat.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/ASNAWI ZIKRI
Rapat dengat pendapat Komisi 2 DPRD Banggai bersama OPD terkait dan masyarakat Desa Rata, Kecamatan Toili Barat, Senin (21/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Aktivitas PT C-Gong di Desa Rata, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mendapat protes dari masyarakat setempat.

Sebab, perusahaan yang bergerak pada pertambangan bijih nikel itu dikabarkan melakukan aktivitas eksplorasi secara diam-diam, bahkan tidak pernah melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Kades Rata, Andi Taufik menjelaskan, PT C-Gong sebelumnya pernah beroperasi di wilayahnya pada 2011 silam.

"Tapi karena ada aturan harus pembangunam smelter, makanya PT C-Gong minggat," kata dia saat rapat dengar pendapat bersama Komisi 2 DPRD Banggai dan OPD terkait, Senin (21/6/2021).

Setelah 10 tahun atau tepatnya 2021, PT C-Gong balik lagi lalu memperbaiki jalan-jalan yang telah dibangun sebelumnya.

Baca juga: VIDEO: Donor Darah CV Solo Indah di Palu Bagikan 100 Paket Doorprize

Baca juga: Resmi Diluncurkan, Situlus Bawaslu Sulteng Sudah Miliki 117 Anggota

Bahkan kata Andi Taufik, PT C-Gong sudah punya pelabuhan jety dan saat ini kembali memperlebar pelabuhan dengan menimbun hampir sekitar 400 meter.

"Saat ini, perusahaan masih mengambil sampel. Belum beroperasi," tuturnya.

Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah IV Sulawesi Tengah, Suardi menjelaskan, PT C-Gong telah mengantongi izin operasi produksi pada 2011 dan berakhir di tahun 2031 mendatang.

"Izin dikeluarkan oleh Bupati Banggai," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved