Breaking News:

Banggai Hari Ini

PT C-Gong di Banggai Diprotes Warga, DPRD Minta Hentikan Aktivitas

Aktivitas PT C-Gong di Desa Rata, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mendapat protes dari masyarakat setempat.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/ASNAWI ZIKRI
Rapat dengat pendapat Komisi 2 DPRD Banggai bersama OPD terkait dan masyarakat Desa Rata, Kecamatan Toili Barat, Senin (21/6/2021). 

Namun saat penyerahan dokumen dari kabupaten ke provinsi karena terjadi perubahan nomenklatur, PT C-Gong tidak melengkapi sejumlah dokumen, salah satunya Rencana Kerja Biaya (RKB).

Padahal syarat pemegang IUP PK itu wajib menyusun dan menyampaikan RKB ke Menteri atau Gubernur untuk disetujui.

"Harus dilaporkan sebelum produksi," tandas Suardi.

Baca juga: Gubernur Rusdi Pinjamkan Gedung Wanita Untuk Kantor Sementara Kejaksaan Tinggi Sulteng

Baca juga: Anggota DPRD Minta Gubernur Sulteng Bantu Tingkatkan Keamanan di Poso

Sementara itu, Asisten 2 Setda Banggai Alfian Djibran, geram dengan keberadaan PT C-Gong yang tidak menghargai pemerintah daerah.

Dia menegaskan, setiap perusahaan yang akan dan mau beroperasi di daerah ini harus melapor ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai.

"Walaupun sudah melapor ke Kades dan Camat itu belum final, harus ke Bupati lagi. Hirarki pemerintahanbya begitu. Tidak ada lompat pagar. Jangan dibolak balik," tegasnya.

Di akhir rapat dengar pendapat tersebut, Ketua Komisi 2 DPRD Banggai Sukri Djalumang akhirnya mengeluarkan rekomendasi kepada Bupati Banggai agar menghentikan sementara aktivitas pertambangan bijih nikel PT C-Gong di Desa Rata sembari mengkaji kembali aturan yang berlaku. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved