Breaking News:

Sulteng Hari Ini

VIDEO: Terima Keluhan Penyintas Bencana, Gubernur Sulteng Akan Panggil Bupati dan Wali Kota

Gubernur baru Sulawesi Tengah Rusdi Mastura akan memanggil para kepala daerah terkait penanganan korban bencana 2018.

Penulis: fandy ahmat | Editor: Haqir Muhakir

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur baru Sulawesi Tengah Rusdi Mastura akan memanggil para kepala daerah terkait penanganan korban bencana 2018.

Hal itu ia sampaikan saat menemui masa unjuk rasa dari para penyintas bencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, pada Senin (21/6/2021) siang. 

"Saya akan panggil kepala daerah dari masing-masing wilayah terdampak. Ini sudah komitmen dan saya akan bertanggungjawab" ucap Bung Cudy, sapaan akrabnya. 

Dihadapan Cudy, para korban bencana menyampaikan berbagai keluhannya, mulai dari pembangunan Hunian Tetap (Huntap) hingga dana stimulan.

Seperti yang disampaikan Amir DN, seorang penyintas dari Kabupaten Sigi.

Baca juga: 100 Hari Hadianto-Reny, DPRD Palu Soroti Masalah Air Bersih dan Pelayanan Rumah Sakit

Baca juga: VIDEO: Emak-emak Korban Bencana dari Donggala Berteriak ke Gubernur Baru Sulteng

Diceritakan Amir, awalnya dirinya bersama 30 lebih kepala keluarga (KK) terdaftar sebagai penerima huntap tahap pertama. 

Tetapi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi justru memindahkan nama mereka ke tahap kedua. 

Namun ketika dicek, Amir bersama 30 KK tersebut justru tidak terdaftar sebagai calon penerima Huntap.

Sementara, mayoritas penyintas dari Donggala, yakni Desa Loli Dondo, Loli Tasiburi serta Loli Pesua, menolak huntap relokasi dan lebih memilih dana stimulan lewat skema pembangunan hunian. 

Atas penyampaian itu, Cudy mengatakan bahwa dana stimulan untuk korban bencana di wilayah Donggala telah habis tanpa sisa. 

Sehingga, terkait persoalan tersebut menjadi kewenangan dari pemerintah pusat. 

Kendati demikian, ia memastikan semua korban bencana gempa, tsunami dan likuifaksi 2018 silam akan mendapatkan bantuan. 

"Karena saya masih baru, maka semua persoalan harus dipelajari dulu. Intinya saya bertanggungjawab dan tidak akan lari," tegas Cudy. 

"Semua rumah warga terdampak bagaimana pun caranya harus dibangun. Jika terkendala anggaran, entah saya berhutang atau lainnya. Semua akan saya pertaruhkan demi rakyat," ungkapnya.(*)  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved