Breaking News:

Parimo Hari Ini

Tak Ditemukan di Daerah Lain, Banyak Keindahan Alam Bawah Laut di Pantai Lolaro Tinombo

Tak disangka ternyata Kabupaten Parigi Moutong  memiliki kekayaan alam bawah laut luar biasa.

Penulis: Moh Salam | Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Salah satu kekayaan laut itu ialah didepan pantai Lolaro Tinombo kurang lebih 25 meter dari bibir pantai, ditumbuhi ribuan terumbu karang dengan beragam warna.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PARIMO- Tak disangka ternyata Kabupaten Parigi Moutong  memiliki kekayaan alam bawah laut luar biasa.

Salah satu kekayaan laut itu ialah didepan pantai Lolaro Tinombo kurang lebih 25 meter dari bibir pantai, ditumbuhi ribuan terumbu karang dengan beragam warna. 

Bahkan ada karang laut yang tak dapat ditemukan di daerah lain.

Seperti diketahui, terumbu karang sendiri mengandung berbagai manfaat sangat besar dan beragam, baik secara ekologi maupun ekonomi.

Baca juga: Kepala Suku Ikut Jadi Korban, Evakuasi Berhasil Dilakukan Setelah KKB Mengamuk Tembak Warga Sipil

Baca juga: Lowongan Kerja Sulteng ID Express dan DFSK Palu, Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Baca juga: Lowongan Kerja Sulteng TK Islam Terpadu Bina Insan Palu Buka Penerimaan 2 Posisi, Cek Persyaratannya

Manfaat terkandung dalam terumbu karang dapat diidentifikasi menjadi dua yaitu manfaat langsung dan manfaat tidak langsung.

The Master Diving asal Manado menemukan beragam terumbu karang dan dilakuan pemotretan under water, hasilnya saat dilihat banyak jenis jenis terumbu karang dan bahkan sangat langkah serta jarang ditemui di daerah lain.

Salah satu The Master Diving Lidya Pontoh wanita asli pulau Sangihe berdarah Manado menyebutkan, ada beberapa spot yang masih baik terumbu karangnya di Pantai Lolaro.

Ia mengatakan ada karang jenis Spon yang biasanya ditempat lain kata Lidya berukuran 30 sampai 50 senti meter.

Namun di pantai Lolaro karang jenis sponnya ada setinggi manusia dan sangat lebar.

Lidya menambahkan, untuk ikan yang ada dibawah laut sangat banyak dan bahkan beragam jenis ikan.

"Ternyata di pantai Lolaro ada ikan lumba lumba, bahkan kami sempat memotret dan melakukan rekaman vidio terhadap lumba lumba kurang lebih 11 ekor melompat lompat mengikuti kapal seolah olah mau berinteraksi," jelas Lidya, Sabtu (26/6/2021).

Lidya juga mahir sebagai pilot Paralayang ituberharap, kedepan banyak wanita-wanita seperti dirinya menjadi penyelam yang berasal dari Kabupaten Parigi Moutong.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved