Breaking News:

Info Psikologi

Kenali Istilah Quarter Life Crisis, Kondisi Psikologis yang Dialami Seseorang saat Usia 20 Tahunan

Quarter life crisis adalah proses pencarian jati diri bagi seseorang yang mulai memasuki tahap awal usia dewasa.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Isti Prasetya
Creativa Images
FOTO ILUSTRASI: Quarter life crisis merupakan perubahan situasi psikis seseorang di usia 20 hingga 30 tahunan. 

Sehingga tak heran jika ditemui orang yang bingung antara tujuan hidup dan realitas kehidupan.

Baca juga: Pemkot Palu Gelar Dialog dengan Tokoh Lintas Agama

Baca juga: Rafathar Ungkap Keengganannya untuk Shooting, Psikolog Anak: Biarkan Anak Senang Tanpa Ada Paksaan

Kecemasan yang kerap dijumpai saat masa quarter life crisis
Kecemasan yang kerap dijumpai saat masa quarter life crisis (freepik)

3. Lingkaran Pertemanan Semakin Kecil

Saat berada di bangku sekolah, jumlah teman tergolong lebih banyak dan kompak.

Mulai dari teman kelas, teman bimbingan belajar, teman komunitas dan sebagainya.

Namun seiring berjalannya waktu, Anda akan merasa jika teman-teman Anda seperti menghilang satu per satu.

Entah itu dikarenakan kesibukan masing-masing, ataupun sudah memiliki tujuan hidup yang berbeda.

Misalnya, Anda pada masa kuliah atau sekolah dekat dengan teman Anda yang sebut saja Mawar.

Kemudian setelah lulus dari bangku kuliah, Mawar lebih memilih membangun kariernya di Jakarta, sementara Anda memilih menetap di daerah.

Baca juga: Ketahui Apa Itu Body Shaming, Simak Pengertian dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan Mental

Baca juga: Usai Dibabat Vietnam 0-4, Shin Tae-Yong Fokus Perbaiki Mental Pemain Jelang Laga Terakhir Lawan UEA

Baca juga: Gangguan Mental Dapat Picu Long Covid, Ini Penjelasan Dokter

4. Ekspektasi Orang Lain

Manusia sebagai makhluk sosial, sehingga tidak bisa hidup jika tidak mmebutuhkan bantuan dari orang lain.

Tak jarang orang-orang yang berada di sekitar Anda menciptakan ekspektasi tersendiri untuk diri Anda.

Entah itu juga sesuai dengan ekspektasi Anda pribadi, ataupun sampai yang tidak.

Hal itu terkadang mungkin menjadi dilema Anda dalam mengambil keputusan dalam hidup.

Sebagai contohnya, Anda memiliki kekasih yang sudah menjalin hubungan selama lima tahun.

Sudah tiba waktunya bagi Anda untuk menjalin hubungan lebih serius dengan teman Anda.

Namun pada kesempatan tersebut, justru keluarga Anda meminta agar Anda memilih pasangan hidup yang memiliki finansial baik ataupun persyaratan yang lain.

(TribunPalu.com/Hakim)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved