Tips Bisnis
Tak Selalu di Instagram Reels, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini untuk Memilih Konten Jualan Terbaik
Ternyata, reels bukan selalu menjadi konten terbaik Instagram untuk mendapatkan reach tinggi. Simak penjelasan berikut ini.
Misalnya saja topik konten kuliner, yang bisa saja audiens lebih menyukai vidoe review makanan daripada melalui konten carousel.
Hal ini dikarenakan video review makanan terlihat lebih nyata jika dibandingkan dengan edukasi instagram melalui konten carousel.
"Topik kuliner bisa jadi marketmu lebih suka video review makanan ketimbang edukasi carausel, karena berasa lebih nyata," ungkap Victoria Wong.
Dalam contoh lain, ia menyebutkan jika topiknya adalah olahraga.
Maka Anda bisa menyuguhkan konten jualan dengan format video daripada carousel.
Mengingat audiens akan lebih tertarik dengan bukti nyata yang bisa dikemas menggunakan konten video pendek.
"Contoh lain olahraga. Bisa jadi orang lebih suka videomu ketimbang edukasi caraousel. Karena mereka lihat ada orangnya atau bukti langsung," sambungnya.
Baca juga: Tips Untuk Menaikkan Viewers di Instagram Reels, Simak Caranya Berikut Ini
2. Tergantung dengan tujuan konten
Gadis yang sering disapa Cici Konten ini mengatakan jika ingin membangun hubungan dengan followers lama, maka sudah tentu menggunakan Instagram Story akan jauh lebih efektif.
"Contoh kalau mau bangun hubungan dengan followers yang udah ada. Maka interaksi di IG Story terbukti efektif," katanya saat menjelasakan melaluimketerangan tertulis.
Namun jika Anda memiliki tujuan untuk menarik followers baru, maka Anda memerlukan konten edukasi atau cerita dalam unggahan Anda di Instagram.
Misalnya saja menggunakan jenis konten carousel yang terbukti lebih efektif daripada single post.
Apalagi jika single post tersebut memiliki caption yang panjang, di mana hal ini mengurangi minat audiens dalam menikmati konten Anda.
"Beda kalau tujuannya mau narik followers baru dari konten edukasi atau cerita agak panjang. Bisa jadi pakai carousel lebih efektif dibanding single post dengan caption panjang lebar," ungkap Victoria Wong dalam menjelaskan.
3. Ketahui karakter dan kemampuan