Tips Bisnis
Tak Selalu di Instagram Reels, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini untuk Memilih Konten Jualan Terbaik
Ternyata, reels bukan selalu menjadi konten terbaik Instagram untuk mendapatkan reach tinggi. Simak penjelasan berikut ini.
Setiap audiens memiliki keinginan untuk melihat konten berdasarkan karakter yang mereka sukai.
Ada audiens yang menyukai konten jualan dengan gaya tulisan carousel yang menarik, namun ada juga yang memilih melihat video pendek.
"Ada orang yang disukai karena pinter nulis carousel kayak @andrewnulis. Ada juga penyampaian videonya yang khas seperti ci @niaghania," jelasnya dalam memberikan contoh.
Ia mengimbau untuk memulai membuat konten jualans esuai dnegan apa yang disukai saja, dan hindari sesuatu yang bersifat memaksa.
"Jadi jangan memaksakan diri karena format konten yang populer nggak sesuai dengan skillmu. Mulai dari yang kamu bisa, tiap orang berbeda-beda," sambungnya.

Baca juga: Tips Instagram: Apa Itu Reels? Fitur Baru untuk Unggah Video Layaknya TikTok
4. Berdasarkan isi konten
Victoria mengatakan jika yang paling utama dalam sebuah konten jualan di Instagram ialah isi konten tersebut.
Karena akan tak berguna apabila membuat konten yang sedang viral, namun isinya tidka menarik.
"Pakai format konten yang lagi ramepun percuma kalau isi kontennya nggak menarik," kata Victoria Wong.
Ia menambahkan jika ide dan cara menyusun konten menjadi hal yang terpenting.
Misalnya saja memikirkan judul atau headline yang baik agar konten jualan Anda bisa menarik perhatian audiens.
"Buat paham gimana ketemu ide konten dan cara susunannya, kayak isi dan headline. Supaya kontenmu bisa menarik orang kepoin dam follow akunmu," tandasnya.
Cara Menentukan Target Market
Dikutip dari laman Kompas.com, target market adalah aktivitas memilih dan menilai suatu segmen pasar yang akan dilewati sebuah perusahaan.
Targeting ini bertujuan untuk mempermudah mencapai segmen pasar yang diinginkan, sehingga produk Anda akan lebih mudah ditemukan oleh orang lain.