Breaking News:

Sulteng Hari Ini

BNNP Sulteng Akui Upaya Pencegahan Narkoba Belum Maksimal

Pria kelahiran 1966 itu menyebut peredaran Narkotika di wilayah Sulawesi Tengah sudah tergolong cukup parah.

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/FANDY
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Pol Monang Situmorang 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Pol Monang Situmorang mengaku belum maksimal dalam pemberantasan peredaran narkoba di wilayahnya. 

Hal itu menyusul belum adanya hasil pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika 2020-2024.

"Langkah-langkah pencegahan narkoba selama ini belum maksimal. Hal ini terbukti dari belum adanya laporan Pemda Sulteng ke pusat terkait pelaksanaan ketentuan presiden tersebut," kata Monang, Selasa (29/6/2021). 

Pria kelahiran 1966 itu menyebut peredaran Narkotika di wilayah Sulawesi Tengah tergolong cukup parah.

Per 2017, Sulteng berada di peringkat ke-17 sebagai daerah pengguna narkoba terbanyak secara nasional. 

Namun peringkat Sulteng naik signifikan ke posisi keempat pada 2019 dengan jumlah pengguna narkoba sebanyak 52.341 jiwa. 

Kondisi ini, kata Monang, disebabkan karena para bandar Narkoba kebanyakan menyasar masyarakat di pedesaan. 

Terkait hal tersebut, ia meminta pemerintah kabupaten/kota di Sulteng untuk bersinergi bersama-sama dalam menurunkan angka penyalahgunaan Narkoba.

"Saya harap pemerintah beserta perangkatnya turut proaktif dalam memerangi narkoba. Selama ini saya melihat kepedulian terhadap masalah ini sangat kurang," ucap Monang. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved