Info BMKG
Peringatan Dini BMKG Selasa 29 Juni 2021: 22 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Angin Kencang
Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Selasa (29/6/2021).
TRIBUNPALU.COM - Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Selasa (29/6/2021).
BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk sejumlah perairan di Indonesia.
Dikutip dari BMKG, berikut ini rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota, Selasa 29 Juni 2021: Bandung Hujan Petir, Semarang Berawan Seharian
Baca juga: Terasa hingga Jateng, Gempa Bumi Magnitudo 5,3 Guncang Gunungkidul Yogyakarta, Ini Penyebabnya
Sirkulasi siklonik terpantau di Kalimantan Barat bagian Selatan.
Kondisi ini membentuk daerah pertemuan / perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Kalimantan Barat bagian Utara, dari Laut Maluku hingga Sulawesi Barat dan di Sulawesi Tenggara.
Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang dari Aceh hingga Sumatera Utara, dari Sumatera Barat hingga Riau, dari Jawa Timur hingga Jawa Barat bagian Selatan, di Kalimantan Timur, dari Sulawesi Tenggara bagian Utara hingga Sulawesi Tengah, di Nusa Tenggara Timur, di Laut Flores, di Maluku, di Papua Barat dan di Papua.
Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Bengkulu
Sumatera Selatan
Kep. Bangka Belitung
Lampung
Banten
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jawa Tengah
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku
Papua Barat
Papua
Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:
Riau
Jambi
Kalimantan Selatan
Maluku Utara
Wilayah yang berpotensi angin kencang:
Nusa Tenggara Timur
Potensi Tinggi Gelombang
Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 m)
Selat Malaka Bagian Utara
Perairan Timur P. Simeulue hingga Kep. Mentawai
Teluk Lampung Bagian Selatan
Selat Sape Bagian Selatan
Selat Sumba
Laut Sawu Bagian Utara
Selat Ombai
Laut Jawa Bagian Tengah hingga Timur
Perairan Selatan Kalimantan
Perairan Utara Jepara hingga Kep. Kangean
Perairan Selatan Kotabaru
Selat Makassar Bagian Selatan
Laut Bali - Laut Sumbawa
Perairan Kep. Sabalana - Kep. Selayar
Teluk Bone Bagian Selatan
Laut Flores
Perairan Baubau
Perairan Manui - Kendari
Teluk Tolo
Perairan Selatan Kep. Banggai - Kep. Sula
Perairan Selatan P. Buru - P. Seram
Laut Seram Bagian Timur
Laut Banda
Perairan Selatan Kep. Kei - Kep. Aru
Perairan Fak Fak - Kaimana
Laut Arafuru Bagian Timur
Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 m)
Perairan Utara Sabang
Perairan Barat Aceh hingga Kep. Mentawai
Perairan P. Enggano - Bengkulu
Perairan Barat Lampung
Samudra Hindia Barat Sumatra
Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan
Perairan Selatan P. Jawa hingga P. Sumba
Selat Bali - Lombok - Alas Bagian Selatan
Perairan Selatan Kupang - P. Rotte - P. Sawu
Laut Sawu Bagian Selatan
Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTT
Perairan Selatan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar
Laut Arafuru Bagian Barat Hinggan Tengah
Perairan Timur Kep. Wakatobi
(TribunPalu.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-lebat-akibat-cuaca-ekstrem.jpg)