Breaking News:

Virus Corona

Isolasi Mandiri Beresiko Tinggi Pada Usia 40 Tahun Lebih, Berpeluang Besar Terpapar Virus Delta

Isolasi Mandiri beresiko tinggi pada masyarakat yang telah berusia 40 tahun keatas. Terlebih mereka juga memiliki peluang besar terpapar virus Delta

Editor: Putri Safitri
handover
Ilustrasi Isolasi Mandiri 

TRIBUNPALU.COM - Isolasi Mandiri memiliki resiko tinggi pada masyarakat yang telah berusia 40 tahun keatas.

Terlebih mereka juga memiliki peluang besar terpapar virus varian Delta.

Saat ini angka peningkatan pasien virus corona ( COVID-19 ) terus mengalami lonjakan signifikan, namun fenomena itu tidak diimbangi ketersediaan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) yang memadai.

Sehingga kini banyak masyarakat yang terpaksa melakukan Isolasi Mandiri (isoman) di rumah.

Penuhnya ruang rawat inap di rumah sakit, begitu pula dengan alat penunjangnya seperti tabung oksigen membuat banyak yang melakukan isoman.

Meskipun kategori gejala yang dialami mereka yang terpapar virus ini berbeda-beda, mulai dari ringan hingga berat.

Pasien Covid-19 membludak antre masuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran. Ratusan Pasien Covid-19 Lesehan di Lantai Wisma Atlet, Antre Mendapatkan Kamar Inap
Pasien Covid-19 membludak antre masuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran. Ratusan Pasien Covid-19 Lesehan di Lantai Wisma Atlet, Antre Mendapatkan Kamar Inap (Capture video @merekamjakarta)

Salah satu varian COVID-19 yang menjadi perhatian saat ini adalah B.1.67.2 (Delta) yang dianggap lebih mudah dan cepat menular serta rentan terhadap kelompok lanjut usia (lansia) dan memiliki penyakit penyerta (komorbid).

Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman pun menyebutkan sejumlah risiko tinggi yang perlu diwaspadai saat seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 harus melakukan isoman) di rumah.

Ia menjelaskan bahwa mereka yang masuk dalam kelompok usia di atas 40 tahun memiliki risiko lebih besar terinfeksi varian Delta.

Selain itu, penderita komorbid atau penyakit kronis serta obesitas juga dinilai perlu mewaspadai varian ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved