Breaking News:

Viral

Juragan Emas Nikahi Anak Pembantu Tapi Cinta Dibalas Perselingkuhan, Berakhir Dibunuh Istri Sendiri

Wanita yang dicintai merupakan seorang anak dari pembantu tidak menjadi alasan bagi Acik untuk menikahi sang kekasih. Namun air susu dibalas air tuba.

Editor: Putri Safitri
handover
Juragan Emas Nikahi Anak Pembantu Tapi Cinta Dibalas Peselingkuhan, Berakhir Dibunuh Istri Sendiri 

Disadur dari akun Facebook yang diposting ulang Instagram nenk_update, keluarga korban mengungkap silsilah pelaku, VLH.

Berikut fakta-fakta Virgita:

Kolase foto Virgita, Suaminya Nasaruddin alias Acik dan pria MM ikut berperan dalam pembunuh (kolase instagram)

1. Mantan ART

Menurut keponakan korban, VLH ini dulunya adalah anak pembantu atau asisten rumah tangga (ART).

"Perbedaan umurnya jauh. Dulu pelaku itu anak pembantu di kota Jayapura. Pelaku tinggal di pinggir laut dan tak punya rumah," ungkap keponakan korban.

Meski begitu, rupanya Acik sang juragan emas itu jatuh cinta dan menikahi VLH.

2. Menikah Dini

Pernikahan VLH dan Acik terjadi ketika pelaku masih di bawah umur dan tidak dilarang oleh keluarga VLH.

"Waktu diajak nikah sama om saya, pelaku masih usia SMP. Pelaku beserta keluarganya mau tanpa paksaan," ungkap keponakan korban.

3. Dibiayai oleh Acik

Setelah menikah, Acik disebutkan sangat royal kepada VLH.

Mulai dari disekolahkan hingga diberikan harta melimpah hingga operasi kecantikan.

"Akhirnya nikah, dijaga bener-bener, disayang sama om saya. Disekolahkan, dibiayain perawatan wajahnya puluhan juta. Dioperasiin mukanya sesuai permintaan pelaku. Dibelikan mobil, dll," ungkap keluarga korban.

4. Berkali-kali Ketahuan Selingkuh

Sayangnya, kebaikan Acik ini malah dibalas dengan selingkuh.

Disebutkan keluarga korban, VLH ini sudah berkali-kali ketahuan selingkuh. Namun Acik berulang kali pula memaafkan perbuatan istrinya.

"Om saya diselingkuhin berkali-kali. Berulang kali pula om saya maafkan. Bilangnya maklum dia masih muda," tutur keluarga korban.

Pengakuan keponakan korban itu pun dibenarkan oleh beberapa orang lainnya yang mengenal Acik dan VLH.

5. Alat kecantikannya impor

"Mukanya operasi sana-sini. Kulitnya dese agak item. Dia anak pembantu yang dulu tinggal di pinggir laut Jayapura. Karena dia dulu numpang. Kasian adek sama dia," tulis netizen.

Bahkan disebutkan make up dan alat kecantikan VLH pun semuanya barang impor yang harganya tentu fantastis.

"Acik orang baik, kasihan dia sayang istrinya. Tidak ada lipstiknya yang lokal, semuanya impor, bukan merek Korea. Bedaknya satu macam aja 1 juta lebih, lipstik harga 9 jutaan. jarang dapat suami royal lho," tulis netizen.

Mengaku dirampok

Diketahui sebelumnya seorang juragan emas tewas ditikam oleh orang tak dikenal di Jalan Hanurata, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Saat itu, korban Acik pulang ke rumah bersama sang istri Virgita Legina Hellu (25).

Peristiwa tersebut terjadi, Senin (28/6/2021) malam sekitar pukul 21.30 WIT.

Namun saat melintas di Jalan Hanurata, mobil mereka diberhentikan oleh empat orang yang tak dikenal.

Dari keterangan saksi, yang tak lain istri korban menjelaskan saat itu dirinya sedang tertidur dan tiba-tiba terbangun.

Ia sangat terkejut melihat suaminya sudah diancam dengan pisau oleh 4 orang tidak dikenal.

Mereka diminta menyerahkan barang berharga, akan tetapi korban menolak.

Alhasil, para pelaku pun mengancam juragan emas dan istrinya pakai senjata tajam.

Pelaku juga meminta barang-barang berharga milik korban, tetapi korban menolak.

"Kemudian korban dianiaya para pelaku dengan menggunakan benda tajam dan mengancam saksi untuk diam," kata Kapolresta Jayapura, Kombes Pol Gustav Urbinas, Selasa (29/6/2021) seperti dilansir dari kompas.com

Saat hendak melindungi korban yang sudah jatuh tersungkur dengan luka pada leher belakang, istri korban mendapat luka di bagian tangan kanannya.

Para pelaku pun melarikan diri dan membawa tas milik istri korban.

Saksi tidak mengetahui keempat pelaku kabur dengan menggunakan kendaraan jenis apa lantaran kondisi TKP yang gelap.

Dari keterangan Kapolsek, AKP Jubelina, saat mendapat lamporan perampokan tersebut anggotanya langsung mengamankan TKP dan menghubungi mobil jenazah RS Bhayangkara Jayapura.

Satreskrim Polresta Jayapura Kota, yang juga tiba di TKP, telah mengamankan beberapa barang bukti korban.

Usai olah TKP, jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum.

(*/ Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved