Universitas Tadulako
Kuliah Tatap Muka di Untad Terancam Batal Digelar
Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof Mahfudz hingga kini belum mempertimbangkan untuk memulai perkuliahan tatap muka.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat
TRIBUNPALU.COM, PALU - Kasus Covid-19 di wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah, terus meningkat selama beberapa pekan terakhir.
Hal itupun mendesak pemerintah untuk menerapkan PPKM Mikro, terhitung 6-20 Juli 2021.
PPKM merupakan kependekan dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro.
Adanya aturan baru itu juga berdampak pada pendidikan di Bumi Tadulako, termasuk perkuliahan tatap muka.
Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof Mahfudz hingga kini belum mempertimbangkan untuk memulai perkuliahan tatap muka.
Apalagi saat ini program Vaksinasi Covid-19 belum menjangkau semua mahasiswa Untad.
Baca juga: PKKM Mikro, Kadisdik Palu Ragu Pembelajaran Tatap Muka Diterapkan di Sekolah
Baca juga: Jelang PON Papua, KONI Sulteng Minta Dukungan Gubernur Rusdi Mastura
"Mahasiswa di Untad sekitar 30 ribu orang. Melihat kondisi pandemi sekarang dengan jumlah mahasiswa yang ada, rasanya sulit digelar kuliah tatap muka," kata Prof Mahfudz, Rabu (7/7/2021).
Rektor ketujuh Untad itu sejak lama ingin memulai perkuliahan secara tatap muka.
Sebab menurutnya, kuliah online memiliki keterbatasan seperti dosen tidak bisa mengontrol semua mahasiswa mengikuti perkuliahan dengan baik.
"Ada beberapa aktivitas yang tidak bisa dijalankan secara online, seperti kegiatan praktikum dan lainnya. Semoga pandemi ini cepat berlalu agar perkuliahan bisa kembali normal," ucapnya.(*)