Operasi Yustisi
8 Hari Razia, Satgas Yustisi Palu Kumpulkan Rp 28 Juta dari Warung Makan
Pelaku usaha diganjar Denda Rp 2 juya karena melanggar dan tidak mematuhi Perwali nomor 9 tahun 2021
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril
TRIBUNPALU.COM, PALU - Satuan Tugas (Satgas) Yustisi Kota Palu mengumpulkan Rp 28 juta dari Pelanggar PPKM Mikro selama delapan hari beroperasi di Ibu Kota Sulawesi Tengah.
Ketua Satgas Yustisi Palu Max Duyoh mengatakan, pelaku usaha diganjar Denda Rp 2 juta karena melanggar dan tidak mematuhi Perwali nomor 9 tahun 2021 tentang pemberlakuan batas jam malam sampai pukul 21.00 Wita.
"Sebanyak 14 pelaku usaha yang sudah kami berikan Denda, uangnya sudah kami antar dan setor sebagai pemasukan kas daerah Kota Palu," kata Max Duyoh.
Max Duyoh menambahkan, banyak pelaku usaha meminta kebijakan keringanan Denda.
"Sebelumnya, tim Satgas Yustisi sudah jauh hari menginformasikan perihal Perwali tersebut. Maka dengan ini saya mengharapkan agar para pelaku usaha untuk mentaati protokol kesehatan yang sudah di tentukan," ucapnya.
Berikut daftar 14 tempat pelaku usaha pelanggar jam malam beserta alamatnya:
1. Pizza Hut Jl Emy Saelan tanggal 25 Juni 2021.
2. Zona Cafe Jl Emy Saelan tanggal 25 Juni 2021.
3. Bell Rock Jl Chairil Anwar tanggal 26 Juni 2021.
4. Sop Kaki Kambing Jl Basuki Rahmat tanggal 29 Juni 2021.
5. Star Up Jl Basuki Rahmat tanggal 30 Juni 2021.
6. Rumah Makan Sidrap Jl Basuki Rahmat tanggal 1 Juni 2021.
7. Nasi Kuning Vampir Jl Moh Hatta tanggal 1 Juni 2021.
8. Mas Joko Iwan Jl Sisingamangaraja tanggal 1 Juni 2021.
9. Billys Cafe Jl Kakatua tanggal 3 Juli 2021.
10. Bors Cafe Jl Swadaya tanggal 5 Juli 2021.
11. Pipikoro Cofee Jl Tuturuka tanggal 5 Juli 2021.
12. Mas Joko Yono Jl Ponegoro tanggal 5 Juli 2021.
13. Cafe Tabe Jl Swadaya tanggal 7 Juli 2021.
14. Sultan Coffee Jl Basuki Rahmat tanggal 7 Juli 2021.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ketua-satgas-yustisi-palu-max-duyoh.jpg)