Kamis, 16 April 2026

Berita Populer Sulteng

Berita Populer Sulteng: Evakuasi 2 Jenazah Teroris MIT Terkendala Cuaca hingga Banjir di Parimo

Evakuasi 2 jenazah teroris MIT Poso yang terkendala cuaca buruk menjadi salah satu Berita Populer Sulteng di TribunPalu.com kemarin.

TRIBUNPALU.COM/SUTA
Polisi berjaga di RS Bhayangkara Palu menunggu kedatangan korban baku tembak TNI-Polri dengan MIT Poso, Minggu (1172021) sore. 

TRIBUNPALU.COM - Berikut Berita Populer Sulteng di TribunPalu.com, Senin (12/7/2021).

Evakuasi 2 jenazah teroris MIT Poso yang terkendala cuaca buruk menjadi salah satu Berita Populer Sulteng di TribunPalu.com kemarin.

Selain itu banjir yang melanda Desa Tilung Parigi Moutong juga menjadi Berita Populer Sulteng.

Baca juga: Berita Populer Nasional: Sosok Lois Owies hingga Cara Pencairan Bansos di Kantor Pos

Baca juga: Bansos Tunai Rp 300 Ribu Cair Bulan Juli 2021 Sejumlah Rp 600 Ribu, Ini Cara Pencairan di Kantor Pos

1. Evakuasi 2 Jenazah Teroris MIT Poso Terkendala Cuaca

Proses evakuasi jenasah DPO teroris Poso yang tertembak di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terkendala cuaca buruk, Senin (12/7/2021) pagi.

Sehiingga kedua jenazah itu belum dapat dibawa ke RS Bhayangkara Palu di Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulteng.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, kesulitan itu dikarenakan cuaca.

"Evakuasi 2 DPO teroris yang meninggal terkendala medan yang berat dan cuaca berkabut," kata Didik.

Baca juga: Evakuasi 2 Jenazah Teroris MIT Poso Terkendala Cuaca Buruk

"Itu menyulitkan evakuasi debgan hellycopter untuk dibawa ke Rumkit Bhayangkara Palu," tambahnya.

Ia mengatakan, rencananya jenazah dibawa ke Palu guna dilakukan utopsi dan identifikasi.

"Perkembangan akan disampaikan kembali," kata Kombes Pol Didik Supranoto.

Meninggalnya dua DPO itu, setelah terjadi bakutembak di pengunungan Batu Tiga, Dusun Enam Tokasa, Desa Tanalanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo, Minggu (11/7/2021). 

2. Rumah Warga Jalani Isoman di Palu Dipasangi Stiker

Rumah warga terkonfirmasi COVID-19 menjalani isolasi mandiri di Kota Palu dipasangi stiker di depan rumah oleh Pemkot Palu.

Hal itu sesuai dengan perintah Wali Kota Palu Hadianto Rasyid setelah melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang kerjanya Senin 28 Juni 2021.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Palu Ilham mengatakan, pemasangan stiker tersebut bertujuan agar masyarakat mengetahui dan waspada.

Sehingga penyebaran COVID-19 di Kota Palu bisa ditekan.

"Sekarang penyebaran COVID-19 di Kota Palu itu karena kontak erat sudah tidak lagi karena pelaku perjalanan," kata Ilham di ruang kerjanya Jl Balai Kota Utara, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (12/7/2021) siang.

Baca juga: Rumah Warga Jalani Isolasi Mandiri Covid-19 di Kota Palu Dipasang Stiker

Ilham mengimbau, pemasangan label itu jangan disalah artikan, sebab semua upaya yang dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19.

Ilham menambahkan, saat ini data terkait warga yang terkonfirmasi COVID-19 sudah ada di setiap kantor Kecamatan dan Kelurahan.

Menurutnya, data tersebut sangat penting untuk mencari jalan keluarnya.

"Artinya begini, saya berkomitmen menjaga diriku dan orang lain. Andai komitmen ini tumbuh dari diri pribadi, keluarga, teman kantor, kelompok dan masyarakat semua akan terkendali," ujarnya.

3. Banjir Melanda Desa Tilung Parimo

Sebanyak 20 rumah terdampak banjir di Desa Tilung, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Senin (12/7/2021).

Jumlah tersebut berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parimo.

Dari data sementara itu terbilang 3 rumah rusak ringan dan 6 rumah rusak berat.

"Tim kami TRC lagi mendata kembali," kata Kepala Pelaksana BPBD Parimo Idran melalui Kabid RR, Marsel via WhatsApp.

Ia juga mengatakan, untuk banjir di Desa Ogotumbu belum ada laporan kerusakan.

Baca juga: 20 Rumah Terdampak Banjir di Desa Tilung Parimo

Ketinggian debit air pada kedua desa tersebut juga masih menunggu informasi Tim Reaksi Cepat BPBD Parimo.

"Tunggu info dari TRC kami," katanya

BPBD juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan siap siaga.

"Mengingat musim hujan diimbau kepada masyarakat supaya waspada terutama untuk daerah dataran rendah dan daerah pinggiran sungai, simpan ditempat lebih tinggi barang-barang berharga maupun surat-surat penting," imbaunya

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPBD Parimo masih melakukan evakuasi di lokasi banjir.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved