Breaking News:

Palu Hari Ini

Rumah Pasien Isolasi Mandiri di Palu Dipasangi Stiker, Lurah Lolu Selatan: Jangan Buat Stigma Jelek

Pemasangan stiker di rumah pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri bukan untuk menimbulkan stigma jelek.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Satuan Tugas (Satgas K5) Kelurahan Lolu Selatan mendampingi Tim Tracer Puskesmas Birobuli dalam pemantauan sekaligus pemasangan label rumah pasien isolasi mandiri. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Satuan Tugas (Satgas K5) Kelurahan Lolu Selatan mendampingi Tim Tracer Puskesmas Birobuli dalam pemantauan sekaligus pemasangan label rumah pasien Isolasi Mandiri.

"Sebelum pemasangan tim meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik rumah dan keluarga yang di Isolasi Mandiri," kata Sahdin kepada TribunPalu.com, Selasa (13/7/2021) siang.

Tim tersebut memasang satu Stiker Pasien Isolasi Mandiri Palu di RT 02/RW 09, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Hal itu berdasarkan arahan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid dalam rangkap penerapan PPKM Mikro.

Sahdin menjelaskan, pemasangan stiker di rumah pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri bukan untuk menimbulkan stigma jelek.

Baca juga: Penerbangan di Bandara Luwuk Banggai Dihentikan Sementara, Ada Apa?

Hal tersebut, agar menjadi peringatan kepada warga bahwa Covid-19 itu nyata dan membuat lingkungan semakin waspada.

"Untuk sementara tidak dibolehkan melakukan interaksi dengan yang di isolasi. Serta memberikan edukasi dan penguatan kepada warga di sekitar rumah tidak perlu takut berlebihan, namun tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dengan 5M," jelasnya.

Satuan Tugas (Satgas K5) Kelurahan Lolu Selatan mendampingi Tim Tracer Puskesmas Birobuli dalam pemantauan sekaligus pemasangan label rumah pasien isolasi mandiri.
Satuan Tugas (Satgas K5) Kelurahan Lolu Selatan mendampingi Tim Tracer Puskesmas Birobuli dalam pemantauan sekaligus pemasangan label rumah pasien isolasi mandiri. (TRIBUNPALU.COM/ALAN)

Sahdin menambahkan, pemasangan label tersebut juga menjadi peringatan bagi warga sekitar bahwa di lingkungan itu terdapat warga terpapar.

"Supaya kami semua ke depan lebih waspada, lebih hati-hati lagi, lebih cermat, lebih teliti untuk melaksanakan protokol Covid-19," ucap Sahdin.

Menurut Sahdin, semua harus tahu bahwa di rumah itu ada anggota keluarga yang memang terpapar supaya semuanya peduli dan  saling menjaga diri.

Baca juga: Dulu Hanya Tukang Bersih Parkiran, Kini Jadi Artis Terkenal dan Kaya Raya Berkat Bisnisnya

Selain itu, pemasangan stiker juga bertujuan untuk memudahkan petugas dalam memantau dan mengontrol pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah tersebut.

"Petugas dan pemerintah juga lebih mudah dalam menyalurkan kebutuhan seperti makanan dan obat-obatan,"
Rencananya pemberian bantuan kebutuhan pokok baru akan di berikan esok hari.

Dimana data warga yang sedang menjalani isolasi sebanyak tiga orang dalam satu rumah baru diantar ke Dinas Sosial.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved