Breaking News:

Banggai Hari Ini

Akses Jalan Trans Sulawesi di Banggai Terbuka Kembali Setelah 16 Jam Putus Total

Akses jalan Trans Sulawesi di Desa Tobelombang  Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah sudah terbuka, Jumat (16/7/2021) dinihari.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Kendaraan bermotor sudah bisa melintas setelah 16 jam akses jalan Trans Sulawesi di Desa Tobelombang, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai putus total akibat banjir, Jumat (16/7/2021) dinihari. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Akses jalan Trans Sulawesi di Desa Tobelombang  Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah sudah terbuka, Jumat (16/7/2021) dinihari.

Akses jalan berstatus nasional ini sempat terputus total selama 16 jam karena tergerus banjir, Kamis (15/7/2021) sekitar pukul 09.00 Wita.

"Jam 1 tadi malam kendaraan sudah bisa melintas," ungkap Kasat Lantas Polres Banggai, AKP I Dewa Made Arda kepada TribunPalu.com, Jumat pagi.

Ratusan kendaraan dari arah Kabupaten Banggai ke Kabupaten Tojo Unauna, dan sebaliknya yang sempat tersendat kini mulai berangsur normal.

Lambatnya penanganan akses jalan terputus itu lantaran banjir belum surut. Arus banjir sangat kuat, sehingga menyulitkan alat berat beroperasi.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Besok, Sabtu 17 Juli 2021: Manado Berawan Tebal, Pekanbaru Berkabut

Baca juga: Bos Konter Hp Dibunuh Pasangan Sesama Jenis Karena Bayaran Kurang, Istri Sedang Hamil 8 Bulan

"Tapi semalam sudah berhasil ditimbun," kata Kapolsek Nuhon AKP Jolly R Lengkong.

Meski begitu, dia mengimbau pengendara tetap berhati-hati saat melintas.

Sebab, cuaca hingga saat ini belum bersahabat, dan bisa memicu banjir lagi.

Sebelumnya, akses jalan Trans Sulawesi di Desa Tobelombang, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah putus total, Kamis (15/7/2021) sekitar pukul 09.00 Wita.

Kendaraan bermotor dari Kabupaten Tojo Unauna maupun sebaliknya tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Putusnya jalan Trans Sulawesi itu akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis dini hari hingga sore.

Luapan air sungai langsung menghantam proyek pembuatan plat deker atau gorong-gorong di wilayah tersebut hingga mengakibatkan jalan putus.

"Jadi bukan jenbatan, tapi ada proyek gorong-gorong yang masih tahap pengerjaan," ungkap Kapolsek Nuhon AKP Jolly R Lengkong, kepada TribunPalu.com.

Arusnya sangat kencang. Sehingga sangat membahayakan pengendara bila nekat melintas. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved