Breaking News:

Palu Hari Ini

Penyintas Bencana Gagas Lokasi Petobo jadi Kawasan Wisata Sejarah Likuefaksi

Lokasi di Kelurahan Petobo, kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, digagas menjadi Kawasan Wisata Sejarah Likuefaksi.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Lokasi di Kelurahan Petobo, kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, digagas menjadi Kawasan Wisata Sejarah Likuefaksi. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Lokasi di Kelurahan Petobo, kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, digagas menjadi Kawasan Wisata Sejarah Likuefaksi.

Seperti diketahui bencana alam gempa, tsunami, dan likuifaksi melanda Kota Palu pada 28 september 2018, silam.

Suharyadi (59) salah seorang penyintas mengatakan, gagasan itu telah direncanakan sejak tahun 2019.

Saat ditemui wartawan TribunPalu.com, ia juga mengatakan, akibat bencana tiga tahun silam itu, beberapa warga menjadi kehilangan mata pencaharian.

"Tujuan pokok buat gagasan ini biar dapat memulihkan perekonomian warga, khusunya anak muda yang kehilangan pekerjaan," kata Suharyadi, Jumat (16/7/2021) siang.

Baca juga: Disebut Tak Hamil, Wanita Pemilik Warkop yang Dipukul Satpol PP: Tukang Urut Bilang Saya Hamil

Baca juga: Dibatasi 60 Ribu Jemaah, 327 WNI di Arab Saudi Jalani Ibadah Haji 2021

"Dengan ada tempat wisata kan bisa dimanfaatkan buka lahan parkir, pemandu wisata, atau jualan kuliner," tambahnya.

Saat ini, tempat itu baru terbangun gapura pintu masuk lokasi bencana likuifaksi petobo.

Ia mengatakan, pembuatan gapura itu menggunakan dana swadaya dari warga sekitar.

"Sebelumnya warga ada yang setuju dan ada yang tidak setuju dengan dibangun tempat wisata, tapi setelah saya beri pemahaman, warga sudah setuju semua," katanya.

Surhayadi menyebutkan, adapun wisata direncanakan akan dibangun seperti, museum saat bencana, dan jalur berkuda.

Selain itu, ia berharap agar rencana pembangunan tenpat wisata itu bisa dimulai tahun 2022.

"Sekarang sudah mulai ada pengunjung datang, dan saya sudah buatkan buku tamu," kata Suharyadi.

Pantauan wartawan TribunPalu.com, lokasi terkini kelurahan Petobo terdampak likuifaksi hanya ditumbuhi tumbuhan liar.

Sebagian warga hanya memanfaatkan tempat itu untuk menggembala sapi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved