Breaking News:

Virus Corona di Sulteng

Tolak Pemakaman Protokol Covid-19, Warga di Banggai Kepulauan Bakar Peti Jenazah

Sejumlah warga di Desa Malanggong, Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah membakar peti jenazah, Minggu (18/7/2021).

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Warga di Desa Malanggong, Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan menolak pemakaman sesuai protokol Covid-19 dan bakar peti jenazah, Minggu (18/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGKEP - Sejumlah warga di Desa Malanggong, Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah membakar peti jenazah, Minggu (18/7/2021) siang.

Mereka tidak terima keluarganya, Abdul Manaf (61), disebut meninggal karena Covid-19.

Abdul Manaf meninggal dunia di RSUD Salakan, Sabtu (17/7/2021).

Sebelumnya dikabarkan dirawat di Puskesmas Tataba karena kecapean usai kerja bakti di masjid setempat menjelang lebaran Idul Adha.

Jenazah Abdul Manaf yang sudah dimasukan di dalam peti langsung dikeluarkan oleh pihak keluarga.

Baca juga: Anggota DPR RI Anwar Hafid: PPKM Harus Dibarengi Solusi dari Pemerintah

Baca juga: Sosok Danrem Tadulako Farid Makruf, Jenderal Bintang Satu Pemburu Teroris MIT Poso

Pihak keluarga menolak pemakaman dengan protokol Covid-19.

Seorang keluarga, Arpan mengaku, pihak RSUD Salakan tidak bisa menunjukkan bukti hasil swab yang menyatakan Abdul Manaf terpapar Covid-19.

"Harus ada bukti hasil swab dari pihak rumah sakit. Kalau tidak ada bukti untuk apa dikuburkan secara (protokol) covid-19," tegasnya.

Sampai saat ini, TribunPalu.com masih berupaya mengkonfirmasi Satgas Covid-19 Banggai Kepulauan. Namun belum tersambung. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved