Breaking News:

Jangan Panik jika Terjerat Pinjol Ilegal? Lakukan 5 Hal Ini

Meski sudah banyak ditutup, pinjaman online (pinjol) baru terus bermunculan. Tak sedikit yang menjadi korbannya.

Editor: Haqir Muhakir
credy.co.id
Ilustrasi pinjaman online 

TRIBUNPALU.COM - Meski sudah banyak ditutup, pinjaman online (pinjol) baru terus bermunculan.

Tak sedikit yang menjadi korban pinjaman online ilegal.

Teranyar, Satgas Waspada Investasi (SWI) telah menutup 172 entitas pinjaman online pada Juli 2021.

Temuan itu membuat daftar fintech ilegal yang telah diberangus sejak 2018 hingga Juli 2021 mencapai 3.365 entitas.

Tapi jangan panik jika terlanjut terjerat pinjaman online.

Lakukan lima hal berikut: 

1. Segera lunasi.

2. Laporkan ke Satgas Waspada Investasi dan Kepolisian.

3. Jika tidak sanggup membayar, ajukan keringanan seperti pengurangan bunga, perpanjangan waktu, dan lain-lain.

4. Jangan mencari pinjaman baru untuk membayar utang lama.

5. Jika mendapat penagihan tidak beretika (teror, intimidasi, dan pelecehan), segera:
    - Blokir semua nomor kontak yang mengirim teror.
    - Beritahu seluruh kontak di ponsel jika mendapat pesan pinjol ilegal agar diabaikan.
    - Lapor ke polisi.
    - Lampirkan laporan polisi ke kontak penagih yang masih muncul.

Agar tidak terulang kembali, pastikan cek legalitas fintech lending yang terdaftar dan berizin di OJK ke Kontak OJK 157 @kontak157 melalui telepon 157, whatsapp 081 157 157 157, atau email konsumen@ojk.go.id. Kamu juga bisa lihat daftarnya di bit.ly/daftarfintechlendingOJK.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved