Breaking News:

Bangkep Hari Ini

Penjelasan Satgas Covid-19 Terkait Aksi Bakar Peti Jenazah di Banggai Kepulauan

Warga di Desa Malanggong, Kecamatan Buko, itu tidak terima keluarganya, Abdul Manaf (61), dinyatakan meninggal karena Covid-19.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
handover
Warga membakar peti jenazah di Desa Malanggong, Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan, beberapa waktu lalu. Warga menolak keluarga dimakamkan dengan protokol penanganan Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah angkat bicara terkait aksi warga bakar peti jenazah.

Warga di Desa Malanggong, Kecamatan Buko, itu tidak terima keluarganya, Abdul Manaf (61), dinyatakan meninggal karena Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Arabia Tamrin menjelaskan, pasien asal Desa Malanggong, Kecamatan Buko telah dinyatakan meninggal berdasarkan Surat Keterangan Kematian oleh RSUD Trikora tertanggal 18 Juli 2021.

Sebelumnya, lanjut dia, telah dilakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen oleh Fasilitas Kesehatan Pemeriksa yakni UPTD Puskesmas Tataba tanggal 16 Juli 2021.

"Hasilnya (Abdul Manaf) positif terkonfirmasi Covid-19,"ucap Arabia kepada TribunPalu.com, Senin (19/7/2021).

Setelah hasil pemeriksaan antigen dinyatakan terkonfirmasi positif, pasien dirujuk dan akhirnya meninggal di RSUD Trikora.

"Sebab kematian yang telah tertuang sesuai dengan isi surat keterangan kematian yang dikeluarkan oleh RS," kata dia.

Arabia menjelaskan, kematian yang dimaksud adalah kematian segera (immediate cause of death), yakni komplikasi fatal yang dapat membunuh penderita yang berasal dari sebab utama.

Menurutnya, pihak keluarga telah diberikan penjelasan dan edukasi tentang pelaksanaan protokol bagi jenazah terkonfirmasi positif Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved