Breaking News:

Idul Adha 2021

VIDEO: Doa dan Harapan Airlangga Hartarto di Hari Raya Idul Adha

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu berharap, Hari Raya Idul Adha menjadi momentum optimisme semangat berkolaborasi saling peduli dan membantu

Editor: mahyuddin

TRIBUNPALU.COM - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mewakili segenap keluarga besar Partai Golkar mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1442H, 20 Juli 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu berharap, Hari Raya Idul Adha menjadi momentum peningkatkan ketakwaan dan ketabahan, sekaligus optimisme dan semangat berkolaborasi, saling peduli dan saling bantu.

Airlangga Hartarto juga juga mengingatkan agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, serta vaksinasi untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) tersebut menuturkan, keberhasilan menekan penyebaran Covid-19 hanya dapat dilakukan dengan disiplin prokes dan mengurangi mobilitas masyarakat.

"Bersatu dan sehat Insya Allah bangsa ikita bangkit sejahtera dan barokah, amin," ucap Airlangga Hartarto.

Baca juga: 2 Hari di Singapura, Menko Airlangga Hartarto Kembangkan Kerja Sama Bilateral

Baca juga: Menko Airlangga: Sektor Esensial Beroperasi Mencegah Gelombang PHK

Sebelumnya, Airlangga Hartarto mengajak ulama, habaib, dan kyai untuk mensosialisasikan disiplin protokol kesehatan (prokes) saat Idul Adha.

Airlangga menegaskan, keberhasilan menekan penyebaran Covid-19 hanya dengan menekan tingkat mobilitas dan disiplin prokes.

Pemerintah saat ini sudah menerapkan kebijakan PPKM Darurat.

Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan ini dilakukan semata-mata sebagai upaya untuk mengendalikan penularan Covid-19 yang masih belum mereda.

Menurutnya, pemerintah terus melakukan evaluasi atas pengendalian penularan Covid-19 dari segi positivity rate, tingkat okupansi Rumah Sakit, tingkat kesembuhan (recovery) dan juga kematian akibat kasus Covid-19.

Kebijakan PPKM Darurat ini membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk dari para Kyai, Habaib dan para ulama.

"Saya mohon dukungan dan bantuan dari para habaib, kyai dan ulama, selain terus menerus mendoakan agar Covid-19 dapat berakhir, juga mengajak para jamaahnya untuk mematuhi protokol kesehatan: selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak,” tutur Airlangga saat 'Istigostah dan Salawat Nariyah Menjelang Wukuf Arafah' Majelis Dzikir dan Shalawat Ahlul Hidayah (AH) Bersama Para Habaib dan Ulama Khas se-Indonesia di Jakarta.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved