Breaking News:

Dokter Lois Ditetapkan Jadi Tersangka, Pakar Hukum: Ini Masalah Serius Terhadap Demokrasi

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengomentari perkembangan kasus Dokter Lois yang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait pendapatnya.

Editor: Muh Ruliansyah
(Tribunnews.com/ Reza Deni)
Dokter Lois Owien saat keluar dari ruang penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (12/7/2021) pukul 18.58 WIB. 

TRIBUNPALU.COM - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengomentari perkembangan kasus Dokter Lois yang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait pendapatnya tentang COVID-19 di Indonesia.

Menurut Refly Harun, penetapan dr Lois sebagai tersangka telah mencederai kebebasan berpendapat.

Ia menilai hal tersebut sebagai masalah serius dalam sistem demokrasi di Indonesia.

"Bagi saya, ini adalah masalah serius terhadap demokrasi, yaitu kebebasan sipil, kebebasan sipil, berserikat, dan mengeluarkan pendapat," kata Refly Harun dikutip dari tvonews, Selasa (20/7/2021).

"Dalam konteks ini adalah mengeluarkan pendapat baik secara lisan maupun tulisan," imbuhnya,

Refly Harun juga heran alasan dokter Lois dituding melakukan ujaran kebencian.

"Saya tidak melihat ada orang yang dia singgung atau orang yang seharusnya tersinggung," tambahnya.

Refly Harun
Refly Harun (Istimewa)

Selain tak percaya Covid, dr Lois juga menyebut bahwa pasien yang meninggal adalah karena interaksi obat.

Atas pandangan tersebut, ia juga dituding telah menimbulkan kegaduhan di masa krisis pandemi Virus Corona.

Refly Harun sebagai pakar hukum lantas menyoroti sangkaan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved