Breaking News:

Ikut Kritik Rangkap Jabatan Rektor Ari Kuncoro, Dosen FH UI: Pelanggar Aturan Malah Dilindungi

Kritik terhadap revisi Statuta Universitas Indonesia (UI) terus mengalir di media sosial Twitter.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Universitas Indonesia 

TRIBUNPALU.COM - Kritik terhadap revisi Statuta Universitas Indonesia (UI) terus mengalir di media sosial Twitter.

Akibat revisi tersebut, kini Rektor UI Ari Kuncoro bisa rangkap jabatan menjadi komisaris BUMN atau BUMD.

Kritik terhadap rangkap jabatan Rektor Ari Kuncoro tak hanya berasal dari luar UI saja.

Bahkan dari dalam UI, dosen Fakultas Hukum Gandjar Bondan ikut menyurakan kritikan terhadap revisi yang diteken Presiden Joko Widodo.

"Saya menolak Statuta baru UI sebagaimana diatur dalam PP No. 75 tahun 2021. Saya tidak malu.

Pelanggar Statuta lama, para pengubah Statuta, dan pendukungnyalah yang seharusnya malu!

@univ_indonesia kamu lemah!" tulis Gandjar melalui akun Twitter pribadinya.

Baca juga: Mobil Peti Kemas Sebabkan Macet di Jl Tagari Lonjo Palu, Lurah Duyu Tegur Pemiliknya

Baca juga: BPOM Minta Semua Pihak Stop Promosikan Ivermectin sebagai Obat Covid-19, Ini Sebabnya

"Kirain cuma RS yang kesusahan oksigen, ternyata UI juga! Padahal kampus Depoknya hijau asri...

Sesak nafas semua gara-gara pelanggaran larangan rangkap jabatan oleh yang dibiarkan dan perubahan Statuta UI yang diduga berbasis transaksi kepentingan.

Kampus bebas dari politik bukan berarti buta apalagi tutup mata dari urusan politik.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved