Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Alami Penurunan 8,46 Persen, Jasa Raharja Beri Santunan 13,73 Miliar Bagi Korban Kecelakaan

Penyerahan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum sebesar Rp 13,73 Miliar.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Dimas Adi Satriyo
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Kepala Jasa Raharja Sulawesi Tengah, Suryadi 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Penyerahan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum sebesar Rp 13,73 Miliar.

Kepala Cabang Jasa Raharja Sulawesi Tengah, Suryadi mengatakan, Penyerahan santunan ini mengalami penurunan sebesar 8,46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hal itu disebabkan pandemi COVID-19 masih belum mereda, sehingga ada pembatasan mobilitas masyarakat dan berkurangnya tingkat kecelakaan akibat pembatasan mobilitas tersebut.

Baca juga: Dimediasi Satgas K5, Sengketa Tanah Warga Lolu Selatan Selesai Secara Kekeluargaan

Baca juga: Buru 6 DPO Teroris Poso, Kapolda Sulteng Kembali Pimpin Pasukan

"Petugas kami tetap memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan tepat namun tetap mengutamakan serta mematuhi protokol kesehatan dalam bertugas. Hal ini dibuktikan sampai dengan 22 Juli 2021 , rata rata penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari 16 jam." Kata Suryadi kepada TribunPalu.com di ruang kerjanya Jl RA Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kelurahan Palu Timur, Kota Palu, Kamis (22/7/2021) pagi.

Suryadi menjelaskan, selain itu, kontribusi biaya yang dibayarkan secara overbooking (mekanisme penjaminan biaya perawatan rumah sakit ,red) sebesar 93,15%.

Artinya, sebagian besar jumlah korban yang terjamin Jasa Raharja tidak perlu mengeluarkan dana untuk membayar ke Rumah Sakit (Rumkit), sebab pihak Rumkit secara langsung menagih biaya rawatan ke Jasa Raharja.

“Sebagai bentuk konkret peningkatan pelayanan kepada masyarakat, kami membangun sinergitas bersama mitra terkait dalam bentuk menjalin kerja sama dengan 30 rumah sakit di wilayah Sulteng sehingga masyarakat tidak perlu terbebani dengan biaya yang timbul akibat kecelakaan lalu lintas selama kasus kecelakaan terjamin Jasa Raharja, hal ini juga sebagai wujud guna mengurangi tingkat fatalitas korban” ungkap Suryadi.

Di era transformasi serba digital saat ini, Jasa Raharja telah bekerja sama dengan Polri, BPJS dan Ditjen Dukcapil memiliki sistem terintegrasi secara online, agar mempermudah proses penyelesaian penyerahan santunan asuransi Jasa Raharja dengan cepat dan tepat.

Jasa Raharja telah menerapkan penyerahan santunan dengan sistem cashless, di mana santunan langsung ditransfer ke rekening korban/ahli waris korban secara utuh.

Disamping itu, telah bekerja sama dengan bank pemerintah sehingga pembayaran bisa dilakukan pada hari Sabtu, Minggu maupun di hari libur.

“Pada tahun ini, beberapa upaya preventif kami lakukan guna mendukung program pencegahan kecelakaan lalu lintas jalan di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, bekerja sama dengan pihak Kepolisian dan Kementerian Perhubungan kami mendistribusikan sarana pencegahan kecelakaan, seperti pemasangan rambu peringatan di lokasi titik rawan laka serta penyerahan barikade, traffic cone dan lainnya," terang Suryadi.

Suryadi mengharapkan, dengan adanya upaya tersebut bisa menciptakan iklim transportasi yang minim kecelakaan. (*)

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved