Breaking News:

Dulu Tuai Banyak Pujian, Kini Syed Saddiq Mantan Menpora Malaysia Terseret Kasus Korupsi

Dakwaan atas dugaan tindakan Syedd Saddiq tersebut berdasarkan Bagian 405 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun, cambuk dan denda

Editor: Bobby Wiratama
Instagram/@Syedsaddiq
Menpora Malaysia Syed Saddiq dan suporter malaysia di Asian Games 2018 

TRIBUNPALU.COM - Anggota Parlemen Malaysia daftar pemilihan (dapil) Muar Syed Saddiq Syed Abdul Rahman tersandung tindak pidana pelanggaran kepercayaan dan penyelewengan dana milik mantan partainya, Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu).

Dikutip dari CNA, Syed Saddiq diduga melakukan pelanggaran kepercayaan yang melibatkan dana sebesar RM 1 juta atau setara dengan Rp 3,4 miliar dari bersatu.

Selain itu, dia juga diduga menyalahgunakan dana sebesar RM 120.000 atau setara dengan Rp 411 juta dalam sumbangan untuk kampanye pemilihan umum ke-14.

Untuk dakwaan pertama, Syed Saddiq, yang saat itu menjabat sebagai kepala sayap pemuda Bersatu Armada, dituduh melakukan pelanggaran pidana karena menarik RM 1 juta melalui cek tanpa persetujuan dewan tertinggi Bersatu.

Adapun tindakan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu diduga dilakukan pada 6 Maret 2020.

Dakwaan atas dugaan tindakan Syedd Saddiq tersebut berdasarkan Bagian 405 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara tidak lebih dari 10 tahun, cambuk dan denda.

Baca juga: Lurah Nunu Mengaku Berat Terapkan PPKM: Tapi Demi Melindungi Warga

Baca juga: Harga HP Oppo Terupdate Bulan Juli 2021: Oppo A53, Oppo A15, Oppo Reno4 F, hingga Oppo Reno6

Mengenai dana sumbangan RM 120.000 yang dikumpulkan melalui rekening bank milik Armada Bumi Bersatu Enterprise, Syedd Saddiq diduga menyalahgunakannya antara 8 April 2018 dan 21 April 2018.

Dakwaan atas pelanggaran tersebut berdasarkan Bagian 403 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara antara enam bulan dan lima tahun, cambuk dan denda.

Diketahui, penuntutan Syed Saddiq dilakukan oleh direktur senior di divisi hukum dan penuntutan Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) Faridz Gohim Abdullah dan wakil jaksa penuntut umum Muhammad Asraf Mohamed Tahir dan Mohd Afif Ali.

Dalam sidang di Pengadilan Sesi di Kuala Lumpur pada Kamis (22/7/2021), Syed Saddiq mengaku dirinya tidak terlibat kasus tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved