Breaking News:

Firli Bahuri Temui Boy Rafli Usai Resmikan Diklat 18 Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK, Ada Apa?

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri resmikan diklat bela negara serta wawasan kebangsaan 18 pegawai tak lulus TWK, Kamis (22/7/2021)

Editor: Putri Safitri
handover
Firli Bahuri dan Boy Rafli 

TRIBUNPALU.COM - Usai resmikan diklat 18 pegawai KPK yang tak lulus TWK, Firli Bahuri temui Boy Rafli

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri meresmikan pendidikan dan pelatihan (diklat) bela negara serta wawasan kebangsaan 18 pegawai tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Kamis (22/7/2021).

Pelaksanaan diklat dilakukan di Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Kota Bogor, Jawa Barat.

"Hari ini saya membuka secara resmi Pendidikan dan Latihan Bela Negara serta Wawasan Kebangsaan di Universitas Pertahanan Sentul, Bogor, Jawa Barat," kata Firli lewat keterangan tertulis, Kamis (22/7/2021).

Pendidikan dan pelatihan (diklat) bela negara serta wawasan kebangsaan 18 pegawai tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Kamis (22/7/2021). (Ist)

Firli mengatakan, KPK mengapresiasi seluruh pegawai yang bersedia mengikuti diklat tersebut. 

"Hari ini jadi hari besar dengan jiwa ksatria, dimana insan pegawai KPK bersedia mengabdi, cinta dan setia untuk negara sesuai cita-cita yang termaktub dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar," kata dia.

Bersamaan dengan pembukaan secara resmi diklat bela negara serta wawasan kebangsaan di Unhan RI, Firli menemui Rektor unhan RI, Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian.

"Terbuka besar kemungkinan kerjasama pendidikan untuk pegawai KPK dijenjang pascasarjana," jelas Firli.

Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menjalani uji kepatutan dan kelayakan di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019). Uji kelayakan dan kepatutan Capim KPK akan berlangsung selama dua hari yaitu pada 11-12 September 2019.
Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menjalani uji kepatutan dan kelayakan di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019). Uji kelayakan dan kepatutan Capim KPK akan berlangsung selama dua hari yaitu pada 11-12 September 2019. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Seperti diketahui, dari 75 pegawai KPK tak lulus TWK, 24 di antaranya diperbolehkan untuk mengikuti pembinaan bersama Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Sementara, 51 lainnya dicap merah dan dianggap tak bisa lagi dibina sehingga akan dipecat.

Dari 24 yang dinyatakan berhak dibina, hanya 18 pegawai yang bersedia mengikuti diklat.

Setelah meresmikan diklat, di hari yang sama, Firli Bahuri menemui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar.

"Hari ini, setelah selesai membuka acara Diklat di Unhan RI. Saya bertemu dengan Kepala BNPT, Komjen Pol Drs Boy Rafli Amar. KPK dan BNPT akan segera merampungkan MoU terkait edukasi masyarakat khususnya pendidikan karakter untuk mencegah radikalisme, terorisme, korupsi dan budaya anti korupsi," jelas Firli.

Berkaitan dengan kerjasama tersebut, ia menambahkan, kunjungan ke BNPT dilakukan bersama Sekjen KPK Cahya Hardianto Harefa, Deputi Dikmas Wawan Wardiana, dan Direktur Diklat Anti-Korupsi KPK Dian Novianti. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Usai Resmikan Diklat 18 Pegawai KPK, Firli Bahuri Temui Boy Rafli

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved