Breaking News:

Ibu Tega Jual Putrinya ke Pria Hidung Belang, Korban Tak Bisa Menolak karena Takut Dosa

Seorang ibu tega menjual putri kandungnya sendiri ke pria hidung belang selama tujuh tahun lamanya.

Editor: Muh Ruliansyah
handover
Ilustrasi PSK 

"Masak seorang ibu kandung menjual anaknya kandungnya seperti ini. Sebenarnya kamu benci gak dengan dia," timpal hakim Merry Dona.

Sembari berlinang air mata, CN menjawab kalau ia benci, namun takut menolak permintaan ibunya.

"Sebenarnya benci bu, tapi takut dosa," kata CN.

Mahasiswi Jadi Mucikari

Seorang mahasiswi di Kecamatan di Kabupaten Nagan Raya, Aceh jadi muncikari prostitusi online yang menawarkan remaja 17 tahun pada pria hidung belang.

Dilansir dari Tribun-Papua.com, para remaja tersebut ia tawarkan seharga Rp 900 ribu di media sosialnya.

Tak hanya mahasiswa, pelaku juga menjajakan sejumlah siswa pada tersangka.

Polres Nagan Raya telah menetapkan wanita Z (24), warga sebuah desa di Kecamatan Kuala, sebagai tersangka dalam kasus prostitusi online.

Muncikari itu sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Hingga Minggu (18/7/2021), belum ada penambahan tersangka.

"Jumlah tersangka 1 orang. Wanita Z itu berperan sebagai penjual layanan jasa prostitusi kepada pelanggan," katanya.

Menurut Kapolres, kasus prostitusi masih didalami dan dikembangkan pihaknya.

"Kami masih mendalami orang-orang yang berkaitan dalam kasus itu," kata Risno.

Kapolres Nagan Raya menyatakan, sejumlah orang-orang yang akan dimintai keterangan yakni pria hidung belang yang selama ini menggunakan jasa mucikari untuk mendapat wanita yang dijajakan tersangka.

Untuk korban atau wanita yang selama ini dijajakan oleh tersangka ada kalangan siswa dan mahasiswa yang berdomisili di Nagan Raya dan Aceh Barat.

Kasus prostitusi online ini, ujar Kapolres, akan diusut tuntas.

Bahkan sejumlah orang yang disebut tersangka akan dipanggil.

Seperti diberitakan, Polres Nagan Raya berhasil membongkar kasus prostitusi online yang selama ini diduga marak di wilayah barat selatan Aceh.

Seorang wanita Z (24), warga asal sebuah desa di Kecamatan Kuala, Nagan Raya, yang diduga sebagai mucikari dalam kasus tersebut ditangkap polisi pada Minggu (11/7/2021) sore lalu.

Wanita Z yang hari-hari sebagai seorang mahasiswa di Aceh masih diamankan di Mapolres guna mengungkap tuntas kasus prostitusi tersebut.

Tiga orang wanita yang disebut sebagai korban dan saksi turut dimintai keterangan adalah MS (17) warga asal Aceh Barat, RF (23) dan NL (25) keduanya warga Nagan Raya.

Polisi ikut menyita barang bukti (BB) meliputi 1unit handphone merk Iphone warna rose Gold, 1 lembar screnshot akun Instagram dengan nama akun Z, 1 lembar screnshot akun facebook dengan nama akun Z, uang tunai Rp 900.000.

Wanita Z menawarkan jasa esek-esek melalui media sosial meliputi facebook, instagram, dan whatsApp terkait praktik tersebut.

Pelaku menawarkan seorang perempuan MS yang masih di bawah umur atau usia 17 tahun melalui media sosial miliknya. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved