Breaking News:

Banggai Hari Ini

Bupati Banggai Tegaskan CSR Perusahaan Ditujukan untuk Masyarakat

Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menegaskan, program CSR (Corporate Social Responsibility) persuahaan harus dinikmati oleh masyarakat Banggai.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Bupati Banggai Amirudin Tamoreka 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI — Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menegaskan, program CSR (Corporate Social Responsibility) persuahaan harus dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Sampai saat ini kata dia, pihaknya belum mendapat laporan CSR dari semua perusahaan yang ada di daerah ini.

Padahal perusahaan seperti Pertamina, JOB Tomori, DSLNG dan lainnya telah banyak memberikan bantuan CSR.

“Tetapi tidak pernah dilaporkan,” ujarnya, Rabu (21/7/2021) lalu.

Meski begitu, Bupati Amirudin mengaku sudah menyampaikan langsung kepada beberapa perusahaan yang bertemu dengan dirinya.

Baca juga: Jambret di Kota Palu Babak Belur Diamuk Massa

Baca juga: Dibimbing Atlet Profesional, 10 Peserta akan Latihan Paralayang di Parimo

Dia menyatakan, apapun yang diberikan perusahaan kepada daerah ini akan dilaporkan dan disampaikan kepada masyarakat.

“Selama saya kampanye masyarakat tidak merasa ada perusahaan. Sehingga, masyarakat mengatakan tidak ada perusahaan tidak apa-apa karena tidak pernah menikmati,” beber Bupati Amirudin.

Olehnya itu, perusahaan diminta transparan agar bisa diketahui program CSR apa saja yang dibuat.

“Supaya kami juga akan menyampaikan kepada masyarakat bahwa ini adalah bantuan dari pihak A dan B, sehingga masyarakat merasakan pentingnya investasi yang masuk di daerah kita,” tuturnya.

Keberadaan investasi yang memberikan dampak positif bagi daerah, kata Bupati Amirudin, tentu akan diterima masyarakat.

Dia juga mengungkapkan, ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang meminta bantuan dari program CSR perusahaan.

Padahal, tindakan ini tidak dibenarkan.

Sebab, setiap kegiatan pemerintah punya anggaran sendiri, baik itu dialokasikan melalui APBD maupun dari bantuan Provinsi atau Pusat.

“CSR itu diperuntukan untuk rakyat. Tidak boleh untuk pembangunan daerah. CSR perusahaan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyatakat Banggai,” tegasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved