Breaking News:

Jamur Hitam Sebabkan 4.300 Orang Meninggal, Langkah Pencegahan Bisa Dilakukan dengan 9 Cara

Fenomena infeksi jamur hitam kini menjadi ancaman baru masyarakat dunia di tengah pandemi COVID-19.

Editor: Muh Ruliansyah
Uma Shankar MISHRA / AFP
Seorang pasien yang pulih dari virus corona Covid-19 dan sekarang terinfeksi Jamur Hitam, infeksi jamur mematikan di Netaji Subhash Chandra Bose Medical College di Jabalpur pada 21 Mei 2021. 

TRIBUNPALU.COM - Fenomena infeksi jamur hitam kini menjadi ancaman baru masyarakat dunia di tengah pandemi COVID-19.

Di India, kasus infeksi jamur hitam pada umumnya menyerang pasien COVID-19.

Hal inilah yang memicu kekhawatiran banyak dokter dunia di tengah fokus menghadapi penyebaran virus corona.

Jika Anda menderita COVID-19, ada kemungkinan Anda tidak merasakan gejala apa-apa dan bisa sembuh seperti sebelum terinfeksi.

Namun tidak sedikit yang mengalami COVID-19 dengan gejala berat, salah satunya kemudian terserang infeksi jamur hitam.

Melansir Kompas.com, lebih dari 4300 orang telah meninggal dunia akibat infeksi jamur hitam di India.

India melaporkan 45,374 kasus penyakit langka ini.

Mucormycosis adalah nama lain dari jamur patogen penyebab infeksi ini.

Dr Raghuraj Hegde, dokter bedah mata di Bangalore, telah menangani banyak pasien jamur hitam.

Kasus-kasus kematian akibat mucormycosis banyak terjadi tapi tidak tercatat secara resmi, paparnya.

"Biasanya kematian akibat mucormycosis terjadi beberapa pekan hingga bulan setelah terkena penyakit ini. Sistem kami yang ada saat ini tidak bagus untuk menangkap data," ujar Hegde.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved