Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Bank Indonesia Edukasi Warga Sulteng Ekonomi Syariah Lewat Webinar

Kegiatan dalam rangka mendorong akselerasi Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional itu berlangsung secara virtual.

Editor: mahyuddin
TribunPalu.com/fandi_ahmat
Bank Indonesia Sulteng 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Bank Indonesia menggelar Webinar Road to Festival Ekonomi dan Keuangan Syariah Sulawesi Tengah.

Kegiatan dalam rangka mendorong akselerasi Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional itu berlangsung secara virtual.

Bank Indonesia menyelenggarakan kegiatan Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2021 yang termasuk di dalamnya Festival Ekonomi Syariah (FESyar) di 3 regional wilayah Indonesia, antara lain regional Sumatera, Jawa dan Kawasan Timur Indonesia.

Gubernur Sulawesi Tengah dalam sambutan tertulisnya dibacakan Plt Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah Mulyono mengatakan, Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia memiliki potensi untuk menjadi pemain utama dalam pengembangan ekonomi syariah di masa mendatang.

Hal ini dapat diwujudkan jika semua komponen yang ada, memiliki kesamaan persepsi dan kesatuan langkah untuk membangun kekuatan pilar ekonomi syariah sehingga dapat berandil signifikan bagi kesejahteraan dan kemakmuran bangsa.

"Semoga webinar ini dapat membantu masyarakat Indonesia khususnya Sulawesi Tengah untuk memahami dan menggali konsep ekonomi syariah, tujuan dan nilai positifnya," kata Mulyono dalam rilis tertulisnya, Sabtu (24/7/2021).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulteng M Abdul Majid Ikram dalam sambutannya menyebutkan, Bank Indonesia selain sebagai otoritas moneter, juga terus mendukung pengembangan ekonomi yang merupakan bagian dari kebijakan kompeter, sistem keuangan, dan kinerja sistem pembayaran.

Bank Indonesia menurutnya memberi perhatian dalam upaya pengembangan ekonomi keuangan syariah, sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi nasional.

Sementara dalam visinya, menjadi bank sentral digital yang terdepan terhadap perekonomian Indonesia.

Terdapat tiga program utama dalam pengembagan ekonomi dan keuangan syariah yakni, pertama, melakukan pemberdayaan ekonomi syariah dengan mendorong program-program halal misalnya, makanan halal, busana dan pariwisata.

Kedua, melakukan pendalaman asas keuangan syariah.

Kemudian ketiga, mendukung dan memperkuat pengelolaan kehidupan perbankan.

Road To Festival Ekonomi dan Keuangan Syariah turut dihadiri Dinkes, MUI, Kanwil Kemenag, Ketua Satgas, Kemenag Sulteng, Kepala BSI, Genbi, Ketua Baznas, Rektor Universitas Tadulako, Rektor Universitas Muhammadiyah, Rektor IAIN se-Sulawesi Tengah.

Sebanyak 19 Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia dalam negeri menyelenggarakan Road to FESyar Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2021 dengan beberapa pengelompokan topik.

Di antaranya delapan KPw sertifikasi halal, delapan KPW pengembangan pondok pesantren, 17 KPw edukasi dan literasi, empat KPw ekonomi masjid dan 12 KPw pengembangan UMKM food dan fashion.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved