Breaking News:

Virus Corona

Ingat, Pasien Covid-19 Isoman Harus Segera Dibawa ke Rumah Sakit jika Alami 2 Tanda Bahaya Ini

Meski bergejala ringan ataupun tanpa gejala, kondisi kesehatan tetap harus diperhatikan, jangan sampai malah memburuk. 

Editor: Ananda Putri Octaviani
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
ILUSTRASI virus corona COVID-19. Meski bergejala ringan ataupun tanpa gejala, kondisi kesehatan tetap harus diperhatikan, jangan sampai malah memburuk.  

TRIBUNPALU.COM - Persoalan baru muncul dari pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Bukannya sembuh dari Covid-19, pasien yang melakukan isolasi mandiri justru banyak dikabarkan meninggal karena terlambat dibawa ke rumah sakit.

Seperti yang diketahui, isolasi mandiri memang diperuntukkan bagi seseorang yang terinfeksi Covid-19 dengan gejala ringan ataupun tanpa gejala.

Baca juga: Virus Corona Semakin Ganas, Ini 7 Tips Agar Sembuh dari Covid-19 Bisa Perkecil Risiko Kematian

Baca juga: Ini yang Wajib Dilakukan setelah Vaksinasi Covid-19, Terapkan Demi Mengantisipasi Efek Samping

Meski bergejala ringan ataupun tanpa gejala, kondisi kesehatan tetap harus diperhatikan, jangan sampai malah memburuk. 

Istirahat cukup, asupan makanan bergizi dan multivitamin diaggap cukup untuk membangun imunitas tubuh melawan infeksi tersebut.

Meski demikian, pasien isoman bisa mengalami gejala pemburukan yang meningkatkan gradasi keparahannya.

Status pasien berubah menjadi gejala sedang, berat atau kritis sehingga harus segera dibawa ke layanan kesehatan.

Dr. Daeng M Faqih, Ketua Umum Pengurus Besar IDI, mengatakan pasien isoman yang meninggal biasanya mengalami pemburukan sehingga seharusnya sudah ditangani dokter di rumah sakit.

"Banyak keluarga tidak mengerti bahwa kondisi pasien memburuk, misalnya saja saturasi rendah," jelasnya dalam diskusi virtual bertajuk Dukungan Good Doctor untuk Program Vaksinasi Nasional dan Penanganan COVID-19 di Indonesia pada Kamis (22/07/2021).

Untuk mencegah kondisi tersebut, ia menjabarkan dua tanda bahaya yang harus disadari pendamping pasien isoman.

Baca juga: Kronologi Pasien Covid-19 Diikat, Dipukul dan Diseret, Warga Sumut Tolak Dirinya Isoman di Rumah

Baca juga: Termakan Hoaks, Keluarga Jenazah Covid-19 di Semarang Nekat Serang Tenaga Medis hingga Terluka

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved