Breaking News:

Operasi Yustisi

DPRD Palu Minta Satgas Operasi Yustisi Tak Arogan Tindaki Pelanggar

Ketua Komisi A DPRD Palu itu meminta Satgas Yustisi tidak memperlakukan pemilik usaha layaknya pelaku kriminal.

Penulis: Nur Saleha | Editor: mahyuddin
Handover
Anggota DPRD Palu Mutmainah Korona 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM,PALU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu Mutmainah Korona minta seluruh anggota Operasi Yustisi tak arogan saat menindak pelanggar protokol kesehatan (Prokes).

"Sebaiknya para anggota Operasi Yustisi Palu itu lebih persuasif dan memahami prosedurnya ketika menjalankan tugas," tegas Mutmainah, Senin (26/7/2021).

Ketua Komisi A DPRD Palu itu meminta Satgas Yustisi tidak memperlakukan pemilik usaha layaknya pelaku kriminal.

Apalagi sampai menyita KTP tanpa ada pemberian teguran.

Baca juga: Transaksi Pedagang Hutan Kota Palu Beralih ke Pembayaran Non Tunai

"Bahkan ada beberapa pemilik usaha tidak mengetahui adanya surat edaran baru mengenai sanksi memberikan kebutuhan pangan bagi penderita Covid-19 yang lagi isolasi mandiri," ucap Mutmainah Korona.

Legislator Nasdem Palu itu menjelaskan, denda berupa pemberian pangan kepada penderita Covid-19 tidak menjadi masalah jika informasi mengenai surat edaran itu sampai kepada semua pemilik usaha di Kota Palu.

"Kami juga sangat prihatin dengan kondisi usaha di Kota Palu yang semakin menurun drastis terkait dengan pembelakuan jam malam,"tutur Mutmainah.

Dia mengatakan, jika kasus Covid-19 di Palu terus meningkat maka  pengetatan protokol kesehatan harus benar-benar berjalan dengan baik untuk mencegah lonjakan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved